Senin, 12 Desember 2016

Pemuda Aset Bangsa

Pemuda Aset Bangsa
Oleh : Joyo Juwoto

"Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan aku cabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kugoncangkan dunia"
(Soekarno)

Pemuda adalah aset terbesar sebuah bangsa, semua menyadari akan itu, jika rusak generasi muda dapat dipastikan rusaklah masa depan sebuah bangsa. Betapa sejarah bangsa ini juga diukir oleh para pemuda yang penuh semangat dan vitalitas yang tinggi untuk membebaskan bangsanya dari penjajahan asing. Para pemuda adalah para pelopor perubahan dan revolusi bangsa. Lihatlah sejarah bangsa ini besar dan terbebas dari tali belenggu kolonial tidak pernah terlepas dari peran para pemuda-pemuda yang hebat-hebat dan berdarah pejuang sejati.

Para pemuda adalah tulang punggung bangsa, maju dan mundurnya suatu bangsa sangat tergantung dengan pemudanya. Jika pemudanya lemah maka lemahlah suatu bangsa, dan sebaliknya jika pemudanya kuat maka akan kuat pula bangsa ini.  Dalam pepatah Arab dikatakan :

شبّان اليوم رجال الغد
Artinya : “Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang”

Oleh karena itu menjadi tugas kita bersama untuk menyelamatkan para kader-kader bangsa ini, dengan cara mendidiknya dengan ilmu pengetahuan yang bermanfaat, baik untuk urusan dunia dan urusan ukhrawi. Karena pada tangan pemuda segala urusan bangsa ini bisa diselesaikan, dan pada derap langkah para pemuda pula hidup dan matinya bangsa ini kelak.

Dalam kitabnya, Syekh Mustafa Al Ghulayaini berkata :

إنّ في يدكم أمر الأمة وفي أقدامكم حياتها
“Sesungguhnya wahai para pemuda, di tangan kalianlah nasib urusan bangsa ini, dan pada langkah kaki kalianlah hidupnya bangsa.”

Pemuda harus menanam dalam dada mereka bara dan jiwa revolusioner untuk berbakti kepada bangsa dan negaranya. Pemuda harus memikirkan masa depan negaranya dengan iman, ilmu, dan amalnya. Sehingga cita-cita kemedekaan yang digadang-gadang oleh the founding father’s negeri ini bisa diwujudkan dengan nyata.

Pemuda jangan sampai terperangkap dengan sikap hura-hura, apatis yang tidak memikirkan masa depan bangsanya. Jika demikian tiada lagi yang akan sanggup melanjutkan estafet kepemimpinan berbangsa dan bernegara, tiada lagi yang akan sanggup melanjutkan cita-cita besar dan ideologi bangsa yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan yang telah mendahului kita.

Oleh karena itu kita harus hati-hati, karena ada oknum-oknum yang menginginkan hancurnya sebuah peradaban bangsa dengan sekuat tenaga dan kemampuannya mereka akan berusaha membawa generasi muda ke lembah kehancuran. Mereka adalah antek-antek imperialis yang ingin menjajah dan menghancurkan negeri ini. Dengan segala daya upaya dan cara akan mereka tempuh, dana yang berlimpah akan dikucurkan untuk proyek perusakan moral generasi muda bangsa ini. Berhati-hatilah wahai saudara-saudara.

Moral dan akhlaq para pemuda akan dijadikan sebagai sasaran tembak perusakan untuk menghancurkan bangsa ini. Karena jika moral pemuda rusak maka rusaklah pilar dan sendi-sendi bangsa ini. Dalam sebuah maqalah dikatakan :

وإنما الأمم أخلاق ما بقيت وإن هم ذهبت أخلاقهم ذهبوا
“Sesungguhnya hidup matinya bangsa itu tergantung  akhlaqnya, jika akhlaqnya rusak maka hancurlah bangsa itu

Parahnya banyak kalangan yang tak menyadari akan hal itu,  banyak kalangan dari bangsa ini yang justru terlibat dalam  proyek penghancuran aset bangsa ini. bahkan negara yang seharusnya memberikan protek terhadap moral bangsa malah ikut-ikutan dan mendorong generasi muda kearah vakum of morality.

Media sebagai alat paling efektif untuk membentuk dan mempengaruhi opini masyarakat pun tak mampu menjalankan  fungsi sebagai charakter building sebuah bangsa. Sehingga pemuda akan kehilangan arah, miskin teladan dan figur-figur yang mampu menghidupkan dan memberikan keteladanan akan arti dan kearifan hidup, untuk menemukan kembali  jatidiri dan fitrahnya sebagai manusia, yang mengemban amanat dan tugas suci sebagai khalifah fil ardhi, yang memayu hayuning bawana.

Mari selamatkan generasi muda kita, dan mari bersama mengubah arah sejarah yang lebih baik dengan peran serta pemuda bangsa. sebagaimana perkataan bung karno : “Beri aku 10 pemuda niscaya akan kugoncangkan dunia".


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar