Selasa, 29 November 2016

Memfungsikan Masjid Bagi Kemaslahatan Umat

Memfungsikan Masjid Bagi Kemaslahatan Umat
Oleh : Joyojuwoto

Tempat pertama kali yang dibangun Rasululah saw saat beliau hijrah ke Madinah adalah masjid, bahkan sebelum beliau menginjakkan kaki di bumi Madinah yang penuh berkah Rasulullah saw telah membangun masjid di tengah perjalanan yaitu di suatu tempat yang bernama Abwa. Masjid memang memiliki fungsi yang sangat penting dalam proses pembentukan identitas dan peradapan Islam.

Pada jaman Rasulullah saw masjid tidak hanya berfungsi sebagai ibadah ritual keagamaan saja, namun lebih dari itu masjid juga berperan penting dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan dan kenegaraan. Masjid adalah centra bagi kegiatan-kegiatan untuk kemaslahatan masyarakat baik yang berhubungan dengan kepentingan duniawi maupun kepentingan ukhrawi.  Jadi masjid tidak hanya sekedar sebagai tempat sholat saja, namun juga dipakai untuk mengurusi masalah pendidikan, ekonomi, politik, dan kebudayaan.

Menurut salah satu buku yang ditulis oleh KH. Ali Mustafa Ya’kub, mantan Imam besar Masjid al-Istiqlal, setidaknya ada lima fungsi masjid bagi umat Islam. Kelima fungsi itu adalah pertama : Masjid berfungsi sebagai tempat ibadah, kedua : Masjid berfungsi sebagai tempat pembelajaran atau tarbiyah, ketiga : Masjid sebagai tempat untuk bermusyawarah, keempat : masjid juga difungsikan sebagai tempat merawat orang sakit, dan yang kelima : Masjid difungsikan sebagai asrama.

          Namun sayang di masa sekarang masih banyak masjid yang fungsinya sangat terbatas sekali, hanya dipakai sebagai tempat untuk sholat saja, hanya memiliki fungsi ritual dan belum dimaksimalkan untuk fungsi-fungsi sosial lainnya. Karena pada dasarnya dalam ajaran Islam tidak terpisahkan antara urusan yang menyangkut keduniaan dan urusan yang menyangkut akhirat. Oleh karena itu kita berharap masjid dikembalikan atau diberdayakan kembali sebagaimana dahulu Rasulullah saw menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas umat Islam.

          Jika umat Islam telah kembali merapatkan shofnya di masjid baik untuk urusan sholat maupun untuk urusan lainnya, maka tidak lama lagi fajar kebangkitan dan kemuliaan Islam akan kembali bersinar. Oleh karena itu mari merapatkan barisan guna izzul Islam wal muslimin, janganlah kita berpecah belah sehingga umat Islam menjadi lemah. Perbedaan-perbedaan adalah hal yang wajar dan telah digariskan oleh sunnatullah, mari tetap bersatu dalam persaudaraan sejati ukhuwwah islamiyah demi Islam rahmatan lil ‘alamin yang kita cita-citakan bersama.

          Umat Islam sudah sangat lama terpuruk dan surut, dan sekarang saatnya umat Islam bangkit dengan cara merapatkan barisan di masjid-masjid. Mari mengembalikan fungsi masjid sebagaimana dahulu Rasulullah saw membangun Madinah Munawwarah dengan Masjid Nabawi sebagai ruhnya. Jika Allah menolong kalian maka tidak akan ada yang mampu mengalahkan kalian semua wahai umat Islam, oleh karena itu mari bersama menolong agama Allah, niscaya Allah akan menolong kita.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar