Kamis, 05 Maret 2015

“Para Pedagang Adalah Para Pendosa”

“Para Pedagang Adalah Para Pendosa”
Foto : Koleksi BBS

Perdagangan adalah satu dari sekian banyak pekerjaan yang  dilakukan oleh masyarakat. Sejak zaman dahulu perdagangan telah ada dan menjadi bagian dari proses kehidupan. Lalu bagaimana hukumnya perdagangan ?. Dalam Al Qur’an jelas dikatakan bahwa jual beli atau perdagangan itu dihalalkan oleh Allah sebagaiamana Firman yang berbunyi :
واحلّ الله البيع وحرّم الرّبى
“Dan Allah telah menghalalkan jual beli, dan mengharamkan riba”

Lalu mengapa saya katakan dalam judul artikel singkat saya bahwa para pedagang itu adalah para pendosa ?. Sebenarnya yang mengatakan itu bukanlah saya, namun hal itu saya dapati dalam sebuah hadits Nabi yang berbunyi :

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ شِبْلٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم َ : "إِنَّ التُّجَّارَ هُمُ الْفُجَّارُ"
 قِيلَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَيْسَ قَدْ أَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ؟ قَالَ: ” بَلَى وَلَكِنَّهُمْ يُحَدِّثُونَ فَيَكْذِبُونَ وَيَحْلِفُونَ فَيَأْثَمُونَ

Artinya : Dari ‘Abdurrahman bin Syibel, ia berkata: Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Para pedagang adalah tukang maksiat”. Diantara para sahabat ada yang bertanya: “Wahai Rasulullah, bukankah Allah telah menghalalkan jual-beli?”. Rasulullah menjawab: “Ya, namun mereka sering berdusta dlm berkata, juga sering bersumpah namun sumpahnya palsu”. (HR. Ahmad 3/428, Ath Thabari dalam Tahdzibul Atsar 1/43, 99, 100, At Thahawi dalam Musykilul Atsar 3/12, Al Hakim 2/6-7)

Dalam hadits ini Rosulullah Saw mengatakan bahwa at Tujjar (pedagang) sama dengan al Fujjar (Pendosa), hanya beda di awal huruf saja. Pedagang menggunakan  huruf Ta’ sedang pendosa menggunakan huruf Fa’. Disini kita sedang diajari bahwa beda tipis antara perdagangan dengan perilaku dosa, oleh karena itu kita harus berhati-hati jangan sampai pekerjaan perdagangan yang kita lakukan menjerumuskan kita kepada perbuatan dosa. Karena seorang pedagang kadang sangatlah mudah melakukan tipu-tipu terhadap pembeli. Penipuan jelas-jelas perbuatan yang dilarang agama sehingga masuk dalam kategori dosa.

Jadi tidak semua kegiatan perdagangan adalah perbauatan dosa, karena Nabi telah memberikan pengecualian dan alasan dalam hadits diatas. Para pedagang adalah para pendosa jika dalam perdagangannya ia melakukan dusta dalam berkata, dan juga yang sering bersumpah namun sumpahnya palsu. Karena hal ini disadari atau kadang tanpa disadari banyak dilakukan oleh para pedagang agar dagangannya laris dan laku di pasaran. Sekian. Jwt.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar