Selasa, 24 Juli 2012

Seni Lukis dan Perkembangannya

Seni Lukis
Grafiti
Seni lukis adalah salah satu induk dari seni rupa. Seni lukis merupakan suatu pengembangan yang lebih utuh dari gambar.

1. Perkembangan Seni Lukis
a. Seni Lukis Zaman Prasejarah
Seni lukis terkait erat dengan gambar. Sejak ribuan tahun yang lalu nenek moyang kita telah mengenal dan membuat gambar pada dinding-dinding gua, pada alat-alat yang digunakan dalam kehidupan mereka sehari-hari dan lain sebagainya, guna mencitrakan bagian-bagian penting dari kehidupan mereka. 

Masyarakat pra sejarah membuat gambar dengan menggunakan bahan dan alat yang sangat sederhana seperti arang, kapur, daun, batu mineral berwarna dan lain sebagainya. Teknik yang digunakan pun juga cukup simpel yaitu dengan cara membuat jiplakan dari benda tertentu. Contoh jiplakan telapak tangan yang berada di gua leang-leang Sulawesi Selatan.
b. Perkembangan Seni Lukis Zaman Klasik
Seni lukis zaman klasik kebanyakan dimaksudkan untuk tujuan mistisisme (sebagai akibat belum berkembangnya agama), serta digunakan sebagai media propaganda (contoh grafiti di reruntuhan kota Pompeii).
c. Perkembangan Seni Lukis Zaman Pertengahan
Seni lukis zaman pertengahan mengalami kelambatan berkembang sebagai akibat kuatnya pengaruh agama. Saat itu ilmu pengetahuan termasuk seni lukis dianggap sebagai sihir yang bisa menjauhkan manusia dari mengabdi kepada Tuhan.  Akibatnya seni lukis tidak lagi bisa sejalan dengan realitas. Kebanyakan lukisan di zaman ini lebih berupa simbolisme, bukan realisme, sehingga sulit sekali menemukan lukisan yang bisa dikategorikan bagus. Lukisan masa ini digunakan sebagai alat propaganda dan religi.
d. Perkembangan Seni Lukis Zaman Renaissance
Seni lukis pada era ini tidak lagi dianggap sebagai sihir.  Tetapi seni lukis telah disinergikan dengan ilmu pengetahuan modern sehingga banyak menghasilkan sumbangan terhadap kebudayaan baru Eropa. 
Tokoh pelukis yang banyak dikenal masa ini antara lain :
a. Leonardo da Vinci
b. Michaelangelo
c. Raphael, dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar