Minggu, 26 Februari 2012

BAB NUN SUKUN DAN TANWIN


BAB NUN SUKUN DAN TANWIN

  • Dalam Ilmu Tajwid apabila ada nun sukun/nun mati ﴿ نْ ﴾ atau tanwin ﴿ـًـٍـٌٌ﴾ bertemu dengan huruf hijaiyah yang 29 maka hukum bacaannya ada 5, yaitu :

  1. IDHAR HALQI ﴿ إِظْهَار حَلْقِي ﴾
Idhar artinya : terang dan jelas
Halqi artinya : kerongkongan
Menurut Ilmu Tajwid apabila ada nun sukun/nun mati ﴿نْ﴾ atau tanwin ﴾ ﴿ ـًـٍـٌٌ bertemu dengan salah satu huruf halqi ﴿حروف حلقي﴾ yang 6 ﴿ ء هـ ح خ ع غ ﴾ maka hukum bacaannya adalah Idhar Halqi ﴿إِظْهَار حَلْقِي﴾ . Cara membacanya harus jelas dan terang.


Contoh :
- مَنْ أٰمَنَ = man aamana - إِنْ هٰذاَ = in haadza
- مِنْ غَيْر = min ghoiri ِ- مَنْ عَمِلَ = man ‘amila
- مَنْ حَجَّ = man ‘hajja - مَنْ خَافَ = man khoofa
- سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ = samii’un ‘aliim - غَفُوْرٌ حَلِيْمٌ = ghofuurun ‘haliim
- رَسُوْلٌ أَمِيْنٌ = rosuulun amiin - عَذَابٌ عَلِيْمٌ = ‘adzaabun ‘aliim

  1. IDGHOM BIGHUNNAH ﴿ إِدْغَام بِغُنَّةٍ ﴾
Idghom artinya : memasukkan atau menggabungkan
Bighunnah artinya : dengan berdengung.
Menurut Ilmu Tajwid apabila ada nun sukun/nun mati ﴿نْ﴾ atau tanwin ﴾ ﴿ ـًـٍـٌٌ bertemu dengan salah satu huruf ي ن م و maka hukum bacaannya adalah Idghom Bighunnah (إدغام بغنة), cara membacanya ditasydidkan/dimasukkan pada huruf setelahnya dengan mendengung.

Contoh :

- مِنْ نُّوْرٍ dibaca مِنُّوْرٍ - مَنْ مَّنَعَ dibaca مَمَّنَعَ
- مَنْ يَّقُوْلُ dibaca مَيَّقُوْلُ - مِنْ وَّلِيٍّ dibaca مِوَّلِيٍّ
- أُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ dibaca أُمَّتُيَّدْعُوْنَ - بَرَآءَةٌ مِنَ اللهِ dibaca بَرَآءَتُمِّنَ اللهِ
- بِرَحْمَةٍ مِّنَّا dibaca بِرَحْمَتِمِّنَّا - لَيْلاً وَّنَهَارًا dibaca لَيْلَوَّنَهَارًا

Namun jika nun mati bertemu dengan salah satu huruf yang 4 ﴿ي ن م و ﴾ dalam satu kata maka tidak boleh dibaca Idghom (mendengung) tetapi harus dibaca terang dan jelas dan bacaan ini disebut Idhar Wajib
Contoh :
- دُنْياَ = dun ya - قِنْوَانٌ = qinwaanun
- صِنْوَانٌ = shinwaanun - بُنْياَنٌ = bun yaanun














  1. IDGHOM BILAGHUNNAH ﴿ إِدْغَام بِلاَ غُنَّةٍ ﴾
Bila gunnah artinya: dengan tidak mendengung.
Menurut Ilmu Tajwid apabila ada nun sukun / nun mati ﴿نْ﴾ atau tanwin ﴿ـًـٍـٌٌ﴾ bertemu dengan hurufل atau ر maka hukum bacaannya adalah Idghom Bilaghunnah (إدغام بلا غنة). Cara membacanya dengan memasukkan pada huruf ل atau ر dan tidak boleh mendengung.
Contoh :
مَنْ رَّبُّكَ dibaca مَرَّبُّكَ
مِنْ لَّدُناَّ dibaca مِلَّدُنَّا
رَؤُوْفٌ رَّحِيْمٌ dibaca رَؤُوْفُ رَّحِيْمٌ

  1. IQLAB ﴿ إِقْلاَب
Iqlab artinya : membalik/menukar
Menurut Ilmu Tajwid apabila ada nun sukun/nun mati ﴿نْ﴾ atau tanwin ﴾ ﴿ ـًـٍـٌٌ bertemu dengan huruf ba’ ( ب ) maka hukum bacaannya disebut Iqlab (إقْلاَب), cara membacanya nun atau tanwin ditukar dengan mim ( م ).
Contoh :
- سَمِيْعٌ مبَصِيْرٌ dibaca سَمِيْعُمْ بَصِيْرٌ
- كِرَامٍ بَرَرَةٍ dibaca كِرَامِمْ بَرَرَةٍ


  1. IKHFA’ HAQIQI ﴿ إِخْفَاء حَقِيْقِي ﴾
Ikhfa’ artinya: menyamar/ menyembunyikan
Haqiqi artinya: sungguh-sungguh / benar-benar
Menurut Ilmu Tajwid apabila ada nun sukun/nun mati ﴿نْ﴾ atau tanwin ﴿ ـًـٍـٌٌ ﴾ bertemu dengan huruf 15 maka hukum bacaannya disebut Ikhfa’ Haqiqi ( إخفاء حقيقي ). Cara membacanya samar-samar, yaitu antara Idhar ( إظهار ) dan Idghom ( إدغام ).
Huruf ikhfa’ ada 15 yaitu selain huruf idhar, idghom bigunnah, idghom bilaghunnah dan iqlab diantaranya :
ت – ث – ج – د – ذ – ز – س – ش – ص – ض – ط – ظ – ف – ق – ك

Contoh :
- مِنْ تَحْتِهَا - مِنْ جُوْعٍ - مِنْ ثَمَرِهِ
- مِنْكُمْ - أَنْفُسَكُمْ - جَنّٰتٍ تَجْرِي

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar