Selasa, 11 Maret 2014

Kala Bendana Gugur

Kala Bendana Gugur Kala bendana adalah anak terahir dr prabu tremboko yaitu penguasa pringgondani yang gugur di tangan prabu pandu dewanata dari hastinapura. Kala bendana juga adik dari arimbi istri dari bima yang melahirkan gatotkaca. Bentuk kala bendana adalah raksasa cilik atau cebol. Dimana memiliki kelebihan dan keutamaan tidak bisa berbohong dan cenderung membela kebenaran. Pada kisah pemberontakan brajadenta, kala bendana menjadi temens etia gatotkaca dan brajamusti. Dimana kala bendana sendiri datang bersama brajamusti untuk mengingatkan bahwa tindakan saudaranya itu merebut tahta pringgondani dari keponakanya gatotkaca adalah tidak syah. Kala bendana dikisahkan memiliki akhir hidup yang tragis. Saat itu negeri plangkawati sedang dilanda kesedihan karena sang pangeran abimanyu penguasa kesatrian plangkawati menghilang. Istrinya siti sundari putri dari dwarawati merasa sangat sedih. Saat itu yang menemani adalah gatotkaca dan kala bendana. Merasa ditangisi setiap hari oleh siti sundari sambil curhat soal hilangnya abimanyu membuat kala bendana sangat sedih dan pamit mencariw arta atau kabar. Maka berjalanlah kala bendana mencari kabar dimana angkawijaya atau abimanyu berada. Di negeri mastsyapati ternyata abimanyu baru aja menikah dengan utari yang kalo diurut umurnya jauh lebih tua dan bisa disebut neneknya. Tetapi karena dewi utari jago spiritual maka disebutkan sang dewi awet muda. Dan menurut hyang bhatara kresna sendiri, wiji mahkota para raja hanya bisa disemai di rahim dewi utari. Ketika sedang berkasih kasih datanglah kala bendana. Sampe disana karena kala bendana tak bisa berbohong dia hampir saja membocorkan bahwa abimanyu sudah punya istri. Tapi oleh abimanyu kala bendana diusir dengan ditusuk keris, sampe ahirnya kala bendana pun lari pulang ke plangkawati. Saat itulah utari curiga dan berkata pada abimanyu. Jika abimanyu sudah punya garwa pun akan diterima sebagai saudara oleh utari. Tapi dasar abimanyu malah ebrbohong bahkan bersumpah akan mati dikeroyok perawan 1000 jika bohong, tapi kepleset lidahnya jadi bersumpah akan mati dikeroyok panah seribu. Dan jagad nyakseni, jagad mendengar itulah karma abimanyu. Mati dalam perang bharata yudha dengan keadaan dikeroyok panah 1000 sampe tak ada sisa di tubuhnya yang tak kemasukan panah. Hati hatilah dalam bersumpah!! Jangan lalai terutama dalam keadaan bergembira. Kala bendana pulang ke plangkawati. Disana gatotkaca menemani siti sundari. Siti sundari bergembira menyambut kala bendana dan menanyakan bagaimana kabar abimanyu. Kala bendana aka mengucap tapi di halang halangi oleh gatotkaca dengan kasar. Tapi kala bendana yang tak bisa berbohong merasa bahwa kebenaran harus diungkapkan apapun resikonya. Ketika kala bendana mengucap abimanyu ada di negera matsyapati langsung gatotkaca karena kesalnya mengayunkan tanganya ke kepala kala bendana. Tak dinyana tak diduga, kepala pamanya itu langsung hancur berantakan. Tak sadar gatotkaca sudah melakukan pembunuhan kejam kepada pamanya sendiri. Saat itu kala bendana badanya moksa, hilang mayatnya bersama rohnya. Terdengar suara anaku gatotkaca, aku sebenarnya sudah masuk sorga. Tapi aku ga rela jika aku masuk sendirian. Karena cintaku padamu maka aku akan tunggu engkau gugur di perang bharatayudha. Dan kita akan masuk ke sorga bersama. Gatotkaca sangat menyesal dengan kejadian ini. Dan pada perang bharata yudha, kala bendana membawa konta yang dilontarkan oleh adipati karna untuk masuk menembus tubuh gatotkaca. Inilah pembalasan karma gatotkaca terhadap pembunuhan pamanya kala bendana.dan ahirnya paman anak ini masuk sorga bersamaan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar