Sabtu, 11 Februari 2017

Inilah Susunan Pengurus DPC PGMI Kec. Bangilan Periode 2017-2022 Yang Baru Dilantik

Inilah Susunan Pengurus DPC PGMI Kec. Bangilan Periode 2017-2022 Yang Baru Dilantik

Bagi guru-guru madrasah di Kec. Bangilan, pagi ini (Sabtu, 11/02/17) mempunyai satu organisasi resmi sebagai wadah untuk menyampaikan unek-unek dan aspirasinya di kepengurusan PGMI periode 2017-2022, yang diketuai oleh Bapak Mukhlisin, S.P.d.I. Adapun susunan pengurusnya sebagai berikut :

SUSUNAN PENGURUS DPC PGMI BANGILAN
PERIODE TAHUN 2017-2022

PEMBINA:
1. CAMAT BANGILAN
2.PS. PAI KECAMATAN BANGILAN

PENASIHAT :
1.K. MASRUH
2.K. ABDULLAH DIANA

KETUA:
1.MUKHLISHIN, S.Pd I

WAKIL KETUA:
2.HARUN AL RASID, S.Pd.I
3.ABD. KHOLIQ, S.Pd.I
4.MASYHARI, S.S

SEKRETARIS:
1. M. NUR AZIZ, S.Pd
2. GAGUK SAMUDRA, S.Pd 
3. MUHAMMAD MIFTACHUL HUDA, S.Pd
4. M. SAIFURROHIM, S.Pd.I
BENDAHARA:
1.YUYUK NUR HAYATI, S,Pd.I
2. INDRIA NING SRIHAYU, S.Pd
3. TRI RETNO PUJI HASTUTI, S.Pd

DEPARTEMEN ORGANISASI DAN KEANGGOTAAN
Koordinator :
1. MASRUHIN, SE
Anggota :
2. ROHMAT SHOLIHIN, S.Pd.I
3. QOLIB IZZA ROHMAWATI, S.Pd
4. H. NUR GHOZI, SH, MA

DEPARTEMEN PENDIDIKAN, PELATIHAN, DAN LITBANG
Koordinator :
1. MULYADI, S.Pd (MI Salafiyah)
Anggota :
2. AMINATUZ ZUHRIYAH, S.Pd
3. ITA HARIYANTI, S.Pd
4. MASRUROH, S.Pd.I

DEPARTEMEN OLAHRAGA, SENI DAN BUDAYA
Koordinator :
1. MOH. ARIF ROSYIDIN, S.Pd
Anggota :
2. RONI BAHTIYAR, S.Pd.I
3. AHMAD KHOIRUL ADIB, S.Pd.I
4. MASMUDAH

DEPARTEMEN SARANA DAN PRASANA
Koordinator :
1. KHOIRUN NAFIK, S.Pd.I
Anggota :
2. M. LATIF AFANDI, S.Pd
3. ANAM MA’RUF
4. LUKLUK ATUL NAFISAH, S.E

DEPARTEMEN USAHA DAN KESEJAHTERAAN
Koordinator :
1. H. SUJONO, S. Pd.I
Anggota :
2. SUWARNO, S.Pd.I
3. ARIK PUJI LIBDIARTI, S.Pd
4. SRI AGUSTINI, S.Pd.I
DEPARTEMEN HUMAS DAN DAKWAH
Koordinator:
1. USWATUN HASANAH, S.Pd

Anggota:
2. ALFI SYAHARA ADDIN NUR KHOLIDAH, S.Pd
3.ALI MUKHSIN, S.Pd
4. MUNIFAH, S.PdI

DEPARTEMEN HUKUM DAN ADVOKASI
Koordinator:
1. AHMAD NAFI’, S.Pd

Anggota:
2.MULYADI, S.Pd I (Assalam)
3. MUNTOYO, SH
4. M. DARDIRI, S.Pd I

Sumber : WA PGMI kec. Bangilan

Pelantikan DPC PGMI Kec Bangilan Periode 2017-2022

Pelantikan DPC PGMI Kec Bangilan  Periode 2017-2022
Oleh : Joyojuwoto

Bertempat di Pendopo Kec. Bangilan, hari ini (11/02/2017) Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kec. Bangilan dilantik. Pengurus PGMI Kec. Bangilan dilantik oleh Plt. Kepala Kementerian Agama Kab Tuban, Bapak  H. Badrus Sholeh.

Pelantikan Pengurus DPC PGMI pagi itu sekaligus dilanjutkan dengan acara seminar pendidikan bagi guru-guru madrasah di Kec. Bangilan Bangilan, dengan menghadirkan nara sumber dari Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya. 

Dalam sambutannya, Pak Badrus Sholeh berharap, dengan adanya sertifikasi bagi guru-guru non PNS di lingkungan madrasah bisa meningkatkan profesionalitas guru dan bisa menjadikan kehidupan guru lebih baik dan sejahtera. "Guru-guru madrasah yang sertifikasi semoga ke depannya lebih sakinah" ujar beliau.

Terbentuknya kepengurusan DPC PGMI di Kec. Bangilan adalah hal baru yang positif bagi madrasah dan bagi perkembangan  guru-guru madrasah yang ada di Kec. Bangilan. Dalam sambutannya Pak Mukhlisin, S.Pd.I menyampaikan banyak terima kasih dengan terbentuknya organisasi bagi guru-guru madrasah di Bangilan, lebih lanjut ketua terpilih DPC PGMI periode 2017-2022 juga menyampaikan bahwa yang terpenting dari sebuah organisasi di PGMI adalah kerjasama yang baik diantara pengurus, anggota dan juga guru-guru di madrasah.

Acara yang dihadiri oleh guru-guru madrasah mulai dari tingkat RA/MI/MTs/ dan MA di Kecamatan Bangilan  berjalan cukup tertib, khidmad dan lancar. Guru-guru madrasah sangat semangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan pelantikan dan seminar pengembangan profesi guru. 

Dalam materi yang disampaikan oleh KH. DR. Sutrisno Rachmat, SE, M.PD., MM., beliau menegaskan  bahwa seorang guru profesional harus punya kompetensi baik paedagodik maupun kepribadian yang baik. Guru adalah fisrt model bagi murid-muridnya, atau guru seharusnya bisa digugu dan ditiru, bukan malah menjadi guru wagu tur saru. Lebih lanjut Pak Sutrisno Rachmat mengatakan : "Jangan takut untuk tidak didengar anak, justru takutlah ketika dilihat anak. Cause You are model." (joyo)

Kamis, 09 Februari 2017

Kesombongan

Google.com
Kesombongan
Oleh : Joyojuwoto

Kesombongan adalah akhlak yang sangat tercela, dibenci makhluk-makhluk sekaligus dibenci oleh Sang Khaliq. Manusia adalah makhluk yang sangat lemah, banyak kekurangan, dan tergantung dengan manusia lainnya, maka tidak ada hal yang layak dan patut untuk disombongkannya. Hanya Tuhan Yang Maha Agung, Yang Maha Berdiri Sendiri, Yang tidak tergantung dengan apapun, yang layak memiliki sifat kesombongan ini. Karena Allah Maha segalanya, sumber segalanya, asal dan mula segalanya di jagad semesta.

Manusia yang sombong berarti mengambil haknya Tuhan, merampas pakaian dan  selendang kebesaran Tuhan. Jika manusia berbuat sombong sungguh Tuhan sangat murka dan membencinya. Dalam surat An Nahl ayat 23 Allah berfirman :

لا جَرَمَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ (٢٣)

Artinya : “Tidak diragukan lagi bahwa Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong.”

Sekecil apapun kesombongan yang kita rahasiakan, maka Allah pasti mengetahuinya, tiada yang samar dan tersembunyi bagi Allah swt. Mungkin manusia lain tidak ada yang mengetahui apa-apa yang kita sembunyikan di dalam hati, tapi yakin dan haqqul yakin pandangan Allah tidak akan pernah alpa terhadap seluruh makhluk-makhluk-Nya.

Awal dosa yang diperbuat makhluk Tuhan, adalah kesombongan. Riwayat Setan terusir dari surga adalah karena sifat sombong. Setan yang diciptakan oleh Allah dari api merasa lebih baik dan lebih mulia daripada Adam yang diciptakan dari tanah liat. Maka ketika Allah menyuruh setan untuk bersujud kepada Adam, setan menolaknya, dan Allah memurkai setan kemudian mengusirnya dari surga.  Tidak hanya sekedar diusir, Allah pun melaknat dan mengutuk setan akan dimasukkan neraka besok di akhirat.

Begitulah bahanyanya sifat sombong, sifat itu akan membawa pelakunya ke dalam api neraka. Sebanyak apapun amal kebaikan yang kita lakukan, jika ada rasa kesombongan di dalam hati kita maka seluruh amal kebaikan itu akan hangus dilalap api kesombongan. Sikap sombong akan membawa pelakunya dijauhkan dari rahmat Tuhan, dan terhalangnya pintu-pintu surga. Dalam sebuah hadits Rasulullah saw bersabda :

لا يدخلون الجنّة من في قلبه مثقال ذرّة من كبر.

Artinya : “Tidak dapat masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat seberat debu dari sifat kesombongan.”

          Banyak hal yang memicu seorang hamba menjadi sombong, oleh karena itu berhati-hatilah. Selalu waspada dan selalu meminta taufik, maunah, dan hidayah Allah swt, agar kita terjauhkan dari sifat yang tercela ini. Kesombongan manusia bisa dipicu karena ia merasa lebih alim dan pintar dari orang lain, merasa paling kaya, paling bagus perilakunya, merasa paling cantik, ganteng, paling berkuasa, paling baik nasabnya, dan paling-paling yang lainnya.

          Ketahuilah bahwa segala bentuk paling, dan sikap merasa paling adalah sebuah kesombongan yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Tuhan. Oleh karena itu bersikaplah tawadhu’, dan jangan sombong, karena pada hakekatnya segala kenikmatan yang kita miliki adalah karunia dari Tuhan yang layak kita syukuri, dan bukan untuk kita sombongkan.

          Dengan bertawadhu’, Allah akan menjaga hati kita dan sikap kita untuk tidak bersikap sombong. Rendahkanlah suara dan diri kamu di hadapan sesama makhluk Tuhan, jangan memalingkan mukamu dari saudaramu karena sombong, jangan pula bertingkah pongah di muka bumi. Mohonlah ampun kepada-Nya. Sungguh tidak ada kesombongan di dunia ini yang dibiarkan begitu saja oleh Tuhan. Seluruh bentuk kesombongan dan kebanggakan yang melampaui batas akan hancur dan musnah tidak tersisa.

Lihatlah Qarun yang sombong karena hartanya, lihatlah Fir’aun yang sombong karena kekuasaannya, Allah mengadzab orang-orang yang sombong ini dengan balasan yang sangat pedih, baik di dunia maupun di akhirat.

Bertawadhu’lah kepada apapun dan siapapun di muka bumi ini, dan jangan berjalan di muka bumi dengan kepongahan dan kesombongan. Dalam surat Lukman ayat 18 Allah berfirman :

وَلا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلا تَمْشِ فِي الأرْضِ مَرَحًا إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ (١٨)

Artinya : “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”