Sabtu, 09 November 2013

Resoeloesi Jihad Nahdatoel Oelama 1945


Toentoetan Nahdatoel Oelama Kepada
Pemerintah Repoeblik Soepaja mengambil tindakan yang sepadan
Resoeloesi wakil2 daerah Nahdatoel Oelama seluruh Djawa-Madoera

BISMILLAHRIRROCHMANIR ROCHIM
RESOELOESI :

Rapat besar wakil-wakil daerah (konsoel2) Perhimpoenan Nahdlatoel Oelama seloeroeh Djawa-Madoera pada tanggal 21-22 October 1945 di Soerabaja. mendengar :
bahwa di tiap-tiap Daerah di seloeroeh Djawa-Madoera ternjata betapa besarnja hasrat Oemmat Islam dan 'Alim Oelama di tempatnja masing2 oentoek mempertahankan dan menegakkan AGAMA, KEDAOELATAN NEGARA REPOEBLIK INDONESIA MERDEKA.
menimbang :
a. bahwa oentoek mempertahankan dan menegakkan Negara Repoeblik Indonesia menurut hoekoem Agama Islam, termasoek sebagai satoe kewadjiban bagi tiap2 orang Islam.
b. bahwa di Indonesia ini warga negaranja adalah sebagian besar terdiri dari Oemmat Islam.
mengingat :
a. bahwa oleh fihak Belanda (NI.C.A) dan Djepang jang datang dan berada disini telah banjak sekali didjalankan kedjahatan dan kekedjaman jang menganggoe ketentraman oemoem.
    b. bahwa semoea jang dilakoekan oleh mereka itu dengan maksoed melanggar kedaoelatan Negara Repoeblik Indonesia dan Agama, dan ingin kembali mendjadjah disini maka beberapa tempat telah terdjadi pertempoeran jang mengorbankan beberapa banjak djiwa manoesia.
c. bahwa pertempoeran2 itu sebagian besar telah dilakoekan oleh Oemmat Islam jang merasa wadjib menoeroet hoekoem Agamanja oentoek mempertahankan Kemerdekaan Negara dan Agamanja.
    d.  bahwa didalam menghadapai sekalian kedjadian2 itoe perloe mendapat perintah dan toentoenan jang njata dari Pemerintah Repoeblik Indonesia jang sesoeai dengan kedjadian terseboet.
Memoetoeskan :
       1. memohon dengan sangat kepada Pemerintah Repoeblik Indonesia soepaja menentoekan soeatoe sikap dan tindakan jang njata serta sepadan terhadap oesaha2 jang akan membahajakan Kemerdekaan dan Agama dan Negara Indonesia teroetama terhadap fihak Belanda dan khaki tangannja.
       2. Seoapaja memerintahkan melandjoetkan perdjoeangan bersifat "sabilillah" oentoek tegaknja Negara Repoeblik Indonesia Merdeka dan Agama Islam.

Jumat, 08 November 2013

Rapat Koordinasi Updating Kelembagaan Madrasah/ Ra di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Tuban

Gambar dari Tuban online
www.4bangilan.blogspot.com Jumat, 8/11/2013, Kantor Kementerian Agama Kab. Tuban mengadakan Rapat Koordinasi Updating Kelembagaan Madrasah/ Ra Education Management Information System (EMIS).  

Dalam sambutannya Drs. Leksono, M.Pd.I Kepala. Kemenag Tuban mengharap agar administrasi pendataan madrasah dan Ra di lingkungan Kementerian Agama Kab. Tuban tertib, akurat dan akuntabel. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja dan administrasi madrasah dan Ra yang dalam beberapa tahun belakangan dianggap miring oleh sebagian masyarakat.

Selanjutnya, Kasi Pendma, Bapak M. Muhlisin Mufa,  S.Ag, M.Pd.I menyampaikan pembinaan mengenai verval NUPTK, pendaftaran NUPTK baru, dan Emis. Karena pendataan dalam bidang-bidang tersebut berkaitan dengan IT, beliau mengharapkan agar seluruh warga madrasah dan RA di bawah Kementerian Agama mengupgrade kemampuan dirinya dalam bidang teknologi agar tidak ketinggalan informasi.

Kamis, 17 Oktober 2013

YKS (Yuk Korban Saudara-Saudara)

10 Dzulhijjah 1434 H, bertepatan dengan tanggal 15 Oktober 2013 adalah sejarah yang experience dan mengasyikkan bagi santri-santri ponpes ASSALAM Bangilan Tuban. Hari itu adalah hari qurban, hari penyembelihan, hari daging, hari kambing, sapi, onta, dan mungkin ada yang bilang hari (K)orban perasaan. Haha...!!!!. Namun yang pasti santri-santri tempe (maksudnya santri yang tiap hari makan hanya pakai tempe) hari itu adalah hari transliterasi tempe ke daging. Tentunya hari yang wah, super, dan luar biasa. Luar biasa bukan hanya karena berlimpah daging dan bau apek kambing saja, namun di hari Iedul Adha tahun ini ponpes ASSALAM Bangilan Tuban menggelar jamaah sholat ied. Bukan mengada-ada jika dikatakan wah dan super, karena khatib sholat Ied didatangkan langsung dari Mesir, Ust. Imam Al Marghoni Al Kedungmulyoni (tepatnya alumni ASSALAM yang di Mesir sedang pulang kampung), sedang imam sholatnya ustadz senior al Mukarrom Ust. Muhammad Siddiq Al Hafidz. Setelah sholat Ied usai, prosesi penyembelihan yang diitbak dari abiina Ibrahim pun dilaksanakan, ada yang bilang secara maknawi bukan kambing atau sapi yang disembelih, namun hawa nafsu kambingiyah, sapiiyyah, ontaniyyah yang disembelih agar manusia terbebas dari sifat-sifat hewaniyyah yang tercela. Terlepas dari maksud-maksud tersirat yang pasti qurban adalah sesuatu yang disyariatkan dan berpahala bagi kita umat Islam. Acara penyembelihan yang digawangi oleh santri-santri kelas 5 ponpes ASSALAM Bangilan itu begitu meriah, dengan pakaian batik-batik semua kompak dalam tupoksinya masing-masing. Ada yang tukang jepret-jepret, tukang mengasah belati, tukang nguliti, tukang nyuci-nyuci piring, tukang iris-iris daging, hampir semua kompak menjadi tukang di hari itu. Tukang lihat pun ada lho !!!. Perlu saya infokan disini pemirsa, di tahun ini jumlah hewan yang disembelih ada 12 ekor kambing, dan 2 ekor sapi. Kambing yang menempati maqom qurban diantaranya kagunganipun Abah dan Bu Nyai ponpes ASSALAM Bangilan. Kemudian satu ekor dapat sumbangan dari PT. Djarum. Sedang Salah satu sapi yang disembelih dan menempati maqom qurban adalah sumbangan dari Bapak Sutrisno kepala Disdikpora Tuban. Lha untuk hewan lainnya adalah dari iuran santriwan-santriwati ASSALAM sebagai latihan untuk berqurban. Semoga tiap tetesan darah yang mengalir menjadi amal beliau-beliau dan amal para santri semua kelak di akhirat. Amien.