Jumat, 03 Juni 2011

Kedermawanan Ummul Mukminin

Salah satu Kedermawanan Aisyah,
Ketika Abdullah bin zubair memberikan 180.000 dirham kepada Ummul Mukminin Aisyah ia pun membagi-bagikannya pada yang membutuhkan. Sampai sore hari, tak satu dirham pun yang tersisa. Lalu pembantunya datang sambil membawa sepotong roti bersama minyak. Pembantu itu berkata, 'Bukankah anda mampu membelikan untuk kami seharga satu dirham ?
Aisyah berkata, 'Seandainya engkau mengingatkanku, niscaya aku lakukan.
Begitulah sifat kedermawanan sang Ummul Mukminin.

Pesan kepada pemuda

BIQODDRIL KADDI TUKTASABUL MA'AALI, WA MAN THOLABAL ULA SYAHIROL LAYAALI.
Saatnya menghadapi realita, hari ini tidak sama dengan kemarin. Masa bermain telah berlalu, apa yang akan terjadi esok hanya Allah yang tahu. Seseorang akan disibukkan dengan urusannya sendiri-sendiri dan keluarganya. Kawan yang hari ini diajak makan sepiring berdua, besok akan tinggal istri dan anak-anaknya.
Itu sebabnya hidup membutuhkan kesungguhan dan perjuangan, keinginan serta tekad dan optimisme. Hidup tak boleh berhenti ditengah jalan, hidup tak kenal tanda koma, karena kita akan digilas roda kehidupan.
'TAK ADA KEBAIKAN PADA PEMUDA YANG MALAS
KEBERKAHANLAH UNTUK PEMUDA YANG PUNYA TEKAD BESAR'
Ibnu Qoyyim Al jauzi berkata 'Kenikmatan tidak bisa diraih dengan kenikmatan. Barang siapa mendahulukan kenyamanan, maka dia akan kehilangan. Oleh karena itu berjuanglah untuk kehidupanmu wahai para pemuda. I'MALUU FAUQO MAA 'AMILUU..JWT

Tentang Dunia

Barang siapa yang menjadikan dunia sebagai tujuan satu-satunya, maka Allah akan menjauhkan dia dari keinginannya. Dia akan menjadikan kemiskinan di depan matanya. Ia tidak diberikan bagian dunia kecuali yang telah ditetapkan untuknya. Dan barang siapa menjadikan akhirat sebagai tujuannya, maka Allah akan mengumpulkan keinginannya, menjadikan kekayaan dalam hatinya dan dunia akan mendatanginya secara melimpah ruah.