Kamis, 11 Juni 2015

BERSHOLAWAT BARENG HABIB SYECH

BERSHOLAWAT BARENG HABIB SYECH

Gambar : http://monggosholawat.blogspot.com/
Syeikher Mania, inilah sebutan bagi para penggemar Habib Syech yang mana beliau adalah masih keturunan Nabi Muhammad SAW. Berpakaian serba putih-putih dan rapi membuat orang yang melihatnya semakin sejuk hati dan bersemangat untuk mengikuti sholawatnya.

Tanggal, 23/05/15 masyarakat dari berbagai daerah sama berdatangan ke kota Bojonegoro untuk mengunjungi dan meramaikan sholawat Nabi bersama Habib Syech. Mereka beramai-ramai  datang bersama dari berbagai penjuru desa dan kota untuk menghadiri acara yang fenomenal itu. Ada yang datang bersama suami dan buah hati tercinta, dan tak kalah banyak sekali anak-anak dari berbagai pondok pesantren yang berdatangan memakai baju seragam. Semua berjalan dengan meriah dan kompak.

Ketika Sang Habib menyerukan bersholawat bersama group hadrohnya, seluruh masyarakat mengikuti dengan antusias dan semangatnya. Karna mereka adalah orang-orang penggemar Habib. Banyak dari anak-anak kecil yang memakai semisal kaos habib, yang bertuliskan syeikher mania, syal habib, dan banyak juga dari khalayak masyarakat yang membeli foto habib syeikh. Bahkan yang sudah sepuh sekalipun tak mau kalah mencari tempat duduk paling depan agar bisa melihat dengan jelas serta mendengarkan suara sholawatnya yang khas.

Kibaran bendera yang berbeda-beda tanda akan datangnya mereka dari berbagai penjuru kota membuat acara semakin meriah, jalanan yang terpenuhi oleh ribuan penonton tak menghilangkan semangat mereka untuk saling menyerukan sholawat bersama habib syeikh. Karena inilah moment yang mereka tunggu-tunggu sebagai acara siraman qolbu yang mungkin hampir sulit untuk di datangkan setiap tahunnya .

Sholawat adalah alunan music islami yang menggema di dunia. Tapi bahkan jarang sekali orang yang seneng dengan sholawatan, bahkan mereka lebih menyukai dangdut koplo, lagu pop, dan lebih-lebih sesuatu yang tak berbau islami. Seperti inilah dunia semakin terbalik, yang benar menurut ajaran islam di tinggalkan, yang salah selalu berusaha untuk di lestarikan hingga sangat minim sekali dari orang” di dunia ini yang menyukai sholawatan. Seperti halnya anak-anak muda yang sedang galau bukan malah membaca alquran dan mendengarkan lagu sholawatan , tapi mereka lebih memilih untuk bergoyang dan dangdutan.

Seperti inilah zaman semakin berbalik. Tapi Habin Syech selalu berhasil membawa mereka-mereka yang masih di bisa sadarkan hatinya untuk selalu bermunajat dan bersholawat bersama, agar kita selalu dan tetap mendapatkan syafaatnya dan ridho Illahi Ta’ala. Karena tidak lebih hanya inilah, yang kita harapkan dalam menjalani hidup yang sementara. MSM (Maya Syekher Mania)

Jumat, 05 Juni 2015

Adakan Studi Banding Agar Madrasah Tahan Banting

www.4bangilan.blogspot.com- Tuban, 4 Juni 2015- Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan Madrasah dan merespon kemajuan serta perkembangan dunia pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Tuban, madrasah-madrasah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MAN Tuban mengadakan kegiatan rihlah ilmiah atau studi banding ke MAN 1 Malang. 

Kegiatan yang diikuti oleh Kepala Madrasah, Waka Kurikulum, dan Waka Kesiswaan se Kabupaten Tuban ini selain di ngarsani oleh ketua KKM MAN Tuban Bapak Saifuddin Yulianto, M.Pd.I juga di handayani oleh Kasi Pendma Bapak Muhlisin Mufa, M.Pd.I. Sejatinya Bapak Kakemenag Tuban pun akan ikut serta dalam rombongan studi banding, namun sayang karena kesibukan, Pak Abdul Wahib urung berangkat. Namun niat beliau untuk ikut dalam kegiatan peningkatan mutu pendidikan ini patut diajungi jempol. Hal ini menjadi penanda akan kekompakan diantara para pemangku kebijakan dalam dunia pendidikan di Kabupaten Tuban khususnya Madrasah untuk bersama-sama menjadikan Madrasah lebih baik dan bermutu.

Jika para Stake Holder Pendidikan Madrasah di Kabupaten Tuban telah menempatkan diri pada posisi Ing Ngarsa Sung Tulada (KKM sebagai ujung tombak Madrasah), dan Tut Wuri Handayani (Pendma yang memberikan dukungan dan motivasi dari belakang), tentu kita yang berada di tengah-tengah lingkungan pendididikan untuk segera merapatkan diri untuk Ing Madya Mangun Karsa (Madrasah-madrasah ) , agar tercipta sinergi yang baik diantara tiga segitiga jalur rotasi pendidikan yang ada di Bumi Wali kita tercinta ini.


Studi Banding sangat diperlukan untuk melihat dan membandingkan dalam arti positif tentang kondisi Madrasah kita dengan Madrasah lain yang kita anggap lebih progres dalam bidang-bidang tertentu yang mungkin menjadi kelemahan Madrasah kita. Dan yang paling penting menurut Ketua KKM Tuban Pak Saifuddin adalah unsur silaturahmi yang harus di galakkan diantara Madrasah-madrasah, agar tercipta harmonisasi pendidikan berlabel Madrasah khususnya di Kabupaten Tuban.

Tuan rumah studi banding MAN 1 Malang menyambut rombongan dari Tuban dengan sangat welcome dan penuh kekeluargaan. Senada seperti apa yang disampaikan oleh ketua KKM Tuban, selain kegiatan yang bersifat akademis sejatinya unsur silaturrahmi juga sangat penting dalam kegiatan ini, begitu yang disampaikan oleh Kepala Madrasah MAN 1 Malang dengan senyumnya yang mengembang.

Pertemuan studi banding yang diadakan di  aula masjid MAN 1 Malang berjalan gayeng hingga tak terasa waktu telah siang. Selanjutnya untuk menyempurnakan kegiatan studi banding rombongan diajak berkeliling ke ruang-ruang administrasi , ruang perpustakaan dan ruang-ruang waka yang perlu dikunjungi secara langsung oleh yang berkepentingan. Setelah dirasa cukup rombongan berpamitan kepada seluruh keluarga besar MAN 1 Malang.


Lepas dari kegiatan studi banding rombongan rehat menuju tempat-tempat wisata belanja dan wisata-wisata lain yang ada di Kabupaten berhawa dingin itu, sambil menikmati kesejukan suasana alam yang berpadu dengan gemebyarnya dunia modern. Semoga kegiatan studi banding ini tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial belaka namun di follow up bersama agar cita-cita untuk menjadikan "Madrasah lebih baik, lebih baik Madrasah" menjadi kenyataan. Amien. Joyojuwoto.

Rabu, 03 Juni 2015

Santri ASSALAM Mensyukuri Nikmat Dengan Jalan Sehat

www.4bangilan.blogspot.com- Dalam rangka memperingati Nisfu Sya'ban dan menyambut datangnya bulan Ramadhan, santriwan-santriwati ASSALAM Bangilan Tuban menggelar acara jalan sehat yang melibatkan sekitar seribu santri dan seluruh dewan Asatidz. Acara yang bertema "Melangkah Bersama Menuju Generasi Sehat"  menurut ketua panitia Ust. Abdur Roziq digelar dalam rangka mensyukuri nikmat kesehatan yang diberikan oleh Allah sehingga kita bisa menjalankan ibadah dengan maksimal. Apalagi Ramadhan segera tiba, diharapkan seluruh santri dapat menyambut bulan suci itu dengan kondisi yang fit dan prima.


Acara jalan sehat ini memang direncanakan dan dilaksanakan pada saat tanggal merah, 2 Juni 2015 libur nasional hari Waisak, sehingga tidak mengganggu kegiatan pembelajaran di Madrasah. Selain murah dan meriah jalan sehat dipilih untuk mengisi waktu libur karena juga memberikan efek yang positif bagi kesehatan fisik maupun psikologis. Jarak yang ditempuh pun tidak terlalu jauh, rute yang diambil dari Pondok ASSALAM 1 di Bangilan menuju Pondok ASSALAM 2 di Punggur. 

Yang lebih menggembirakan lagi bagi santri-santri, selain sehat mereka juga dimanjakan dengan berbagai hadiah mulai dari sabun mandi, sabun cuci, setrika, hingga door pricenya sebuah sepeda ontel. 

Kemeriahan mulai tampak pada saat acara pengundian. Di panggung utama dipandu MC-MC semi profesional dengan membawakan berbagai macam hiburan, seperti musik, tari, lawakan, hingga atraksi-atraksi yang mendebarkan sekelas master-master dilayar televisi. Soal penampilan dan atraksi santri ASSALAM memang jagonya, setiap ada event selalu saja mereka bisa merayakannya dengan meriah dan megah.

Satu persatu hadiah undian telah ditebarkan, ada rasa gembira dan puas jika kuponnya pas, walau hanya mendapatkan sabun dan deterjen. Lumayan buat nyuci baju-baju mereka. Pada saat door price kupon yang mengambil adalah Abah Yunan, suasana semakin riuh ketika beliaunya membacakan nomor undian satu persatu dengan tenggang yang agak diperlambat 0...5...5...7, teriakan gemuruh terdengar, dan ternyata bukan nomor mereka yang muncul. Ada satu peserta jalan sehat yang nomornya muncul. Dan ia segera maju ke depan untuk mengambil hadiah utama berupa sepeda ontel. Ternyata yang beruntung pada saat itu adalah nomor undian milik seorang santriwati dari kelas IX dari Bojonegoro.

Demikian kegiatan jalan sehat berjalan dengan lancar dan sukses. Semoga apa yang menjadi harapan panitia dan seluruh santriwan-santriwati ASSALAM terwujud, sesuai dengan tema yang diangkat "Melangkah bersama Menuju Generasi Sehat" Amien. Joyojuwoto.