Jumat, 11 Februari 2011

V-DAY


Ada Apa dengan V-Day???!!
V-Day itu identik dengan :
¢  Pesta
¢  Coklat
¢  Kartu cinta
¢  Pergi ketempat yang rom antis dengan pasangan
¢  Free sex
Sejarah V-Day
¢  Kisah pemimpin agama kristen “Santo Valentine”
¢  Bangsa Romawi memperingati Dewi Juno & Perayaan lupercaria 

So, V-day Apakah dari Islam???
So, V-day bukan dari Islam!!!!
Bolehkah kita merayakan V-Day??? Jawabnya tentu TIDAK BOLEH….

Knapa……..??????
1.    Menyerupai Orang kafir
“Siapa saja yang menyerupai suatu kaum, ia termasuk golongan dari mereka”
(HR. Abu Daud dan Ahmad)
“Tidak termasuk golonganku, orang yang menyerupai selain golonganku”
(HR. at-Tirmidzi)
2. Mengantarkan perzinaan
3. Percaya dengan paganisme
4. Mengakui Yesus sebagai Tuhan 

Tapi knapa masih ada yg banyak ngikut???
v  Akidah yang lemah 
     v karena minim pemahaman, tidak paham darimana valentine.
v  Lingkungan pergaulan yang mendukung
v  Ortu yang tidak paham
v  Polapendidikan 

Solusi Islam
¢  Pembekalan Akidah yang mantap
¢  Negara memiliki tanggung jawab yang besar

SAY NO TO V-Day

Kamis, 10 Februari 2011

Kembalikan Madrasah ke Pesantren

TUBAN. Agar madrasah bisa eksis sebagai lembaga pendidikan, harus dikembalikan ke pesantren. Karena dari pesantren-lah konsep pendidikan madrasah berasal, sehingga madrasah tidak kehilangan jati diri sebagai lembaga pendidikan yang menitik beratkan pada pelajaran agama.
Demikian ungkap Leksono, M.Ag, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban. Pernyataan itu disampaikan menanggapi animo masyarakat yang semakin menurun terhadap madrasah. “

Rabu, 09 Februari 2011

Jelang Kampanye, Pelanggaran Alat Kampanye Makin Marak

Perlanggaran alat peraga kampanye Pemilukada 2011 menjelang masa kampanye justru makin marak. Panwaskab sendiri sudah sering mengingatkan tim pemenangan cabup-cawabup untuk mengindahkan ketentuan. Apalagi, dalam Perbup No 181 tahun 2011 sudah menentukan lokasi yang boleh dipasang atribut kampanye dan mana yang tidak. “Kalau mereka masih tetap melanggar, ya menjadi urusan KPUK untuk melakukan tindakan,” tegas Ketua Panwaskab Tuban Minan.