Kamis, 23 Februari 2017

Menikmati Hangatnya Wedang Ronde dan Sate Kelinci di Sarangan

Tidak lengkap rasanya ke Magetan kalau tidak mampir di Telaga Sarangan, sebuah tempat rekreasi alam yang menawarkan panorama waduk dan jenjang-jenjang perbukitan yang menghijau. Sepanjang memandang mata kita akan dimanjakan dengan hamparan sawah dan kebun-kebun sayuran petani di lereng gunung Lawu yang indah mempesona.

Baru pertama kalinya sore itu saya berkunjung ke Sarangan, Setelah perjalanan Ziarah dari Madiun, bersama satu rombongan Elf, kami mampir ke Sarangan untuk menikmati kesejukan udara telaga Sarangan.

Tuhan Maha Indah, menyukai hal-hal yang indah, dan menciptakan alam dengan penuh keindahan. Telaga Sarangan dalam balutan senja yang mempesona adalah karunia Tuhan yang perlu disyukuri dan dinikmati.

Senja yang menawarkan kedamaian dengan segala dinamika orang-orangnya di pinggiran telaga, penjaja jajanan khas seperti keripik singkong, keripik ubi manis, keripik bayam, brem dan aneka jajanan lainnya. Pedagang kaki lima dengan sate kelincinya, jagung bakar, pisang keju, dan tak kalah manisnya wedang ronde yang menghangatkan suasana dinginnya telaga di lereng gunung Lawu.

Menikmati sate kelinci dan mereguk semangkuk wedang ronde di tepi telaga sarangan adalah pilihan yang tepat, apalagi udara yang sore yang mulai dingin. Selain itu kita juga bisa menikmati hangatnya jagung bakar yang banyak dijual oleh para pedagang. Senjamu akan sangat indah dengan itu semua, kawan.


Selain beraneka macam kuliner yang dapat dinikmati oleh pengunjung,  di telaga Sarangan ini juga ada wisata naik kuda yang mengelilingi telaga, atau pengunjung juga bisa naik speedboad yang bisa menaikkan frekuensi degup jantung dengan manuver-manuvernya.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang akan kamu dustakan ? begitu dalam kitab suci Tuhan mengingatkan, akan segala nikmat yang telah dianugerahkan kepada manusia, sayang ,manusia kadang kurang memperhatikan dan kurang dalam mensyukurinya.

Berwisata alam berarti membaca alam, sedang membaca alam adalah cara lain kita dalam berguru kepada-Nya, karena alam adalah bagian dari lembaran ayat-ayat suci Tuhan  dari firman-Nya yang tidak tertulis di bentangan alam semesta. Sudahkan Anda berwisata hari ini ? salam.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar