Kamis, 09 Februari 2017

Kesombongan

Google.com
Kesombongan
Oleh : Joyojuwoto

Kesombongan adalah akhlak yang sangat tercela, dibenci makhluk-makhluk sekaligus dibenci oleh Sang Khaliq. Manusia adalah makhluk yang sangat lemah, banyak kekurangan, dan tergantung dengan manusia lainnya, maka tidak ada hal yang layak dan patut untuk disombongkannya. Hanya Tuhan Yang Maha Agung, Yang Maha Berdiri Sendiri, Yang tidak tergantung dengan apapun, yang layak memiliki sifat kesombongan ini. Karena Allah Maha segalanya, sumber segalanya, asal dan mula segalanya di jagad semesta.

Manusia yang sombong berarti mengambil haknya Tuhan, merampas pakaian dan  selendang kebesaran Tuhan. Jika manusia berbuat sombong sungguh Tuhan sangat murka dan membencinya. Dalam surat An Nahl ayat 23 Allah berfirman :

لا جَرَمَ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ (٢٣)

Artinya : “Tidak diragukan lagi bahwa Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong.”

Sekecil apapun kesombongan yang kita rahasiakan, maka Allah pasti mengetahuinya, tiada yang samar dan tersembunyi bagi Allah swt. Mungkin manusia lain tidak ada yang mengetahui apa-apa yang kita sembunyikan di dalam hati, tapi yakin dan haqqul yakin pandangan Allah tidak akan pernah alpa terhadap seluruh makhluk-makhluk-Nya.

Awal dosa yang diperbuat makhluk Tuhan, adalah kesombongan. Riwayat Setan terusir dari surga adalah karena sifat sombong. Setan yang diciptakan oleh Allah dari api merasa lebih baik dan lebih mulia daripada Adam yang diciptakan dari tanah liat. Maka ketika Allah menyuruh setan untuk bersujud kepada Adam, setan menolaknya, dan Allah memurkai setan kemudian mengusirnya dari surga.  Tidak hanya sekedar diusir, Allah pun melaknat dan mengutuk setan akan dimasukkan neraka besok di akhirat.

Begitulah bahanyanya sifat sombong, sifat itu akan membawa pelakunya ke dalam api neraka. Sebanyak apapun amal kebaikan yang kita lakukan, jika ada rasa kesombongan di dalam hati kita maka seluruh amal kebaikan itu akan hangus dilalap api kesombongan. Sikap sombong akan membawa pelakunya dijauhkan dari rahmat Tuhan, dan terhalangnya pintu-pintu surga. Dalam sebuah hadits Rasulullah saw bersabda :

لا يدخلون الجنّة من في قلبه مثقال ذرّة من كبر.

Artinya : “Tidak dapat masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat seberat debu dari sifat kesombongan.”

          Banyak hal yang memicu seorang hamba menjadi sombong, oleh karena itu berhati-hatilah. Selalu waspada dan selalu meminta taufik, maunah, dan hidayah Allah swt, agar kita terjauhkan dari sifat yang tercela ini. Kesombongan manusia bisa dipicu karena ia merasa lebih alim dan pintar dari orang lain, merasa paling kaya, paling bagus perilakunya, merasa paling cantik, ganteng, paling berkuasa, paling baik nasabnya, dan paling-paling yang lainnya.

          Ketahuilah bahwa segala bentuk paling, dan sikap merasa paling adalah sebuah kesombongan yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Tuhan. Oleh karena itu bersikaplah tawadhu’, dan jangan sombong, karena pada hakekatnya segala kenikmatan yang kita miliki adalah karunia dari Tuhan yang layak kita syukuri, dan bukan untuk kita sombongkan.

          Dengan bertawadhu’, Allah akan menjaga hati kita dan sikap kita untuk tidak bersikap sombong. Rendahkanlah suara dan diri kamu di hadapan sesama makhluk Tuhan, jangan memalingkan mukamu dari saudaramu karena sombong, jangan pula bertingkah pongah di muka bumi. Mohonlah ampun kepada-Nya. Sungguh tidak ada kesombongan di dunia ini yang dibiarkan begitu saja oleh Tuhan. Seluruh bentuk kesombongan dan kebanggakan yang melampaui batas akan hancur dan musnah tidak tersisa.

Lihatlah Qarun yang sombong karena hartanya, lihatlah Fir’aun yang sombong karena kekuasaannya, Allah mengadzab orang-orang yang sombong ini dengan balasan yang sangat pedih, baik di dunia maupun di akhirat.

Bertawadhu’lah kepada apapun dan siapapun di muka bumi ini, dan jangan berjalan di muka bumi dengan kepongahan dan kesombongan. Dalam surat Lukman ayat 18 Allah berfirman :

وَلا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلا تَمْشِ فِي الأرْضِ مَرَحًا إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ (١٨)

Artinya : “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar