Rabu, 18 Januari 2017

Kesederhanaan adalah jalan keutamaan

Kesederhanaan adalah jalan keutamaan
Oleh : Joyojuwoto

Keutamaan itu pada kesederhaan, dan celakalah orang yang suka berlebih-lebihan. Tiada kebaikan sama sekali pada sifat berlebih-lebihan, walau itu dalam hal ibadah sekalipun.

Jika dalam hal ibadah dan kebaikan saja kita dilarang untuk melampaui batas, maka tentu akan lebih tercela lagi perbuatan buruk yang dilakukan secara terus menerus dan melampaui batas. Allah swt angat membenci sikap isyrah atau berlebih-lebihan ini, sebagaimana yang tercantum dalam firman-Nya surat Al A’raf ayat 31 :
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ (٣١)
Artinya : “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap (memasuki) mesjid, Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

Memakai pakaian, makan, dan minum adalah perbuatan yang diperbolehkan oleh Allah swt, namun jika aktivitas itu dilakukan secara berlebihan maka Allah tidak menyukainya. Oleh karena itu hendaknya kita bisa membatasi diri dari sikap berlebihan ini, baik dalam hal pakaian, makan, dan minum.

Rasulullah saw juga sangat membenci sikap berlebihan ini, dalam sebuah haditsnya beliau yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah saw bersabda :
ألا هلك المتنطّعون
“Ketahuilah, celaka orang-orang yang berlebih-kebihan – tiga kali.”

Kesederhanaan adalah jalan keutamaan, sebagaimana yang dikatakan oleh Syekh Al Ghulayain dalam kitab Idhohnya :
من نسد الفضيلة فليطلبها في الإعتدال
Artinya : “Barangsiapa yang menginginkan keutamaan, maka hendaknya ia mencarinya pada sikap sederhana.”

Sederhana di sini menyangkut dalam berbagai aspek sosial kehidupan, baik yang berdimensi amaliyah maupun yang berdimensi ibadah.  Sebaik-baik urusan adalah yang tengah-tengah, tidak terlalu ekstrim ke kiri dan juga tidak terlalu ekstrim ke kanan. Di tengah  dan seimbang di posisi antara dua titik ekstrim, karena pada jalan tengah inilah letak jalan keselamatan, baik keselamatan di dunia maupun keselamatan di akhirat.

Dalam sebuah hadits Rasulullah saw bersabda :
خير الأمور أوسطها
“Sebaik-baik perkara adalah yang tengah-tengah”


Oleh karena itu tempuhlah jalan kesederhanaan dalam hidup, agar kita mendapatkan kemuliaan dan kemudahan dalam hidup ini. Janganlah melampai batas, walau itu dalam kebaikan sekalipun. Segala sesuatu yang melampaui batas sangat dibenci dan menyebabkan kecelakaan dan kesengsaraan. Mau hidupmu bahagia, bersikaplah sederhana dalam segala hal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar