Jumat, 29 Juli 2016

Kampung Damaiku

Kampung Damaiku

Kau kampung damaiku
Tumpuan hidupku
Wujudkan masa depan
Sarat akan ilmu
Walau badai menghadang
Rintangan membentang
Satukan tekad hati
Menggapai tujuan...
Bangkitlah Hai ASSALAM
Tuk tegakkan panji islam
Cerdaskan ummat bangkitkan bangsa
Dengan niat Lillahi ta'ala
Oh, panca jiwamu semerbak harum
Bertebaran hingga persada alam
Tuk melepas misi wadhifah suci
Mengharumkan nama ibu pertiwi.

Lirik lagu di atas tentu tidak asing di kalangan santriwan-santriwati ASSALAM Bangilan Tuban, khususnya santri-santri periode 2007 ke atas. Lagu ini populer setelah dinyanyikan diperhelatan Akbar Pengajian Awal Tahun KMI ASSALAM Bangilan Tuban tahun 2013 yang dinyanyikan oleh Dian Maya Maulidia, seorang santri dari Merakurak Tuban. Lalu tahukah kalian siapa yang menciptakan lagu yang enak dan renyah didengar di telingan itu ?
Pencipta lirik lagu “Kampung Damai” adalah Ust. Marno, salah satu Ustadz di KMI ASSALAM Bangilan. Berikut penuturan beliau mengenai lirik lagu yang ditulisnya itu :

“Kampung Damai... ialah Ponpes ASSALAM/KMI ASSALAM, yg dengan bertumpu pada gemblengan - gemblengan ASSALAM akan menjadikan hidup ini lebih hidup, ada harapan (Roja'), Optimisme (Al Iqdam) dan Keikhlasan (Al Ikhlas).
Siapapun santri ASSALAM pernah mendengar dan mendapatkan wejangan tersebut dari Abah Moehaimin Tamam. Dengan gemblengan tersebut jiwa santri ASSALAM di manapun dan menjadi apapun di masyarakat akan berusaha menjadi insan yang bermanfaat yang juga harus selalu ingin belajar (membaca) memiliki keilmuan haliyah dunyan wa ukhron.
Dalam mewujudkan Kampung Damai halangan dan rintangan bahkan linangan air mata Abah Moehaimin Tamam selalu mengiringi tegak dan berdirinya ASSALAM. Karena itu...para hawari-hawari ASSALAM harus bersatu, saling membahu menyamakan tekad yang sama sebagaimana Pendiri Kampung Damai "ASSALAM". ASSALAM akan berdiri paling depan dalam usaha li i'laai kalimatillah (menegakkan agama Islam) dengan lembaga pendidikan yang tersistem berusaha selalu untuk mencerdaskan ummat dan membangkitkan bangsa.
Ummat yang cerdas akan mampu membangkitkan bangsa....yang kesemuanya harus berusaha dengan gigih, tawakkal, dan niat Lillahi Ta'alaa. Panca Jiwa pondok adalah mindset yang akan selalu menjadi software untuk bekal santri-santri ASSALAM dalam usaha menjalankan wadhifah suci (menjadi insan kamil) di Bumi Pertiwi. Maaf mungkin ini yg saya bisa tuliskan/ saya rasakan waktu menulis lagu tersebut tahun 2007.

Demikian ulasan yang diberikan oleh Ust. Marno sebagai pencipta lagu “Kampung Damai.” Semoga harapan beliau dan harapan kita semua tentunya, pondok pesantren ASSALAM Bangilan benar-benar menjadi Kampung Damai bagi para santriwan-santriwati di seluruh Nusantara. Amien ya Rabbal ‘alamin. Joyojuwoto

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar