Selasa, 03 Mei 2016

Keelokan Pantai Kute (Kulone Terminal) Tuban

Keelokan Pantai Kute (Kulone Terminal) Tuban

Tuban Beach
Kesibukan dan rutinitas sobat kerjakan sehari-hari kadang membuat pikiran penat dan lelah. Ada kalanya sobat semua perlu merefresh diri, meliburkan pikiran agar  kembali segar dan produktif. Untuk berlibur dan berakhir pekan tidak perlu jauh dan mahal. Cukup lihat dan kenali potensi di sekitar sobat adakah sesuatu yang membuat sobat nyaman ? itulah liburan yang sesungguhnya.

Berkumpul dengan teman-teman, berbagi keceriaan dengan keluarga juga cara yang murah dan meriah untuk mengisi akhir pekan dan liburan.

Untuk masyarakat Tuban dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh untuk mencari tempat liburan, cukup kunjungi beberapa tempat liburan di wilayah Tuban sendiri saja. Selain murah dan meriah Tuban dengan demografi yang beragam cukup memberikan hiburan bagi sobat di manapun berada. Mulai dari sepanjang garis pantura dari perbatasan Jawa Tengah, hingga ke timur di perbatasan Lamongan, Tuban terkenal memiliki banyak pantai yang elok dan menawan. Salah satunya adalah pantai yang dekat dengan kota yaitu Pantai Kute (Kulone Terminal) Tuban.

Selain tempatnya yang strategis karena berada di jalur pantura, Pantai Kute (Kulone Terminal) Tuban ini juga sangat cocok dipakai untuk bersantai ria bersama keluarga. Baik itu long weekand atau saat-saat sobat istirahat siang dari kesibukan  di tempat kerja. Lokasi pantainya kan dekat dengan kota jadi sobat yang bekerja di sekitar kota kabupaten tidak perlu cemas kehilangan banyak waktu rehat. 

Di tepian Pantai sobat bisa bermain-main dengan ombak di sela desir angin laut yang menyejukkan. Para sobat semua juga bisa bersantai nyantai di tepi pantai sambil menikmati sajian di warung-warung yang ada di lokasi pantai. Jika siang hari saya kira es degan menjadi pilihan yang bijak bagi sobat-sobat semua yang kehausan.

Jika pagi hari sobat semua bisa bisa berkunjung ke pantai sambil membawa camera profesional ataupun amatiran guna mengabadikan saat-saat cakrawala merah merekah dari ujung timur, Ah ! sungguh sangat mempesona. Ibarat bunga-bunga mawar merah sedang bermekaran di sebuah taman surga. Atau jika sore hari para sobat semua bisa menikmati keheningan senja yang memukau siapa saja yang melihatnya. Ada perasaan tintrim dan tenang saat kita menunggu detik-detik tenggelamnya matahari di batas dunia.

Wahyu Tuhan seakan-akan pelan dilantunkan oleh gugusan pasir-pasir, dan ombak yang menari tepian pantai “Ya Ayyatuhan Nafsul Muthmainnah, Irji’ii Ila Rabbiki Raadhiyatam Mardhiyyah, Fatkhulii Fii Ibadii Wat Khulii Jannatii” ...............

Joyojuwoto
Penulis adalah Penikmat Senja

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar