Jumat, 08 April 2016

“Kuliner Tuban : Warung Kopi Kothoknya Mbah Bit”

“Kuliner Tuban : Warung Kopi Kothoknya Mbah Bit”

Warung  kopi dewasa ini menjadi tren di mana-mana, mulai dari pelosok-pelosok desa hingga kota-kota besar,  disajikan dicangkir-cangkir biasa hingga gelas-gelas kristal, tempatnya pun bermacam-macam dari warung kaki lima hingga terdisplay di bar-bar dan restoran. Peminat warung kopi pun tidak hanya dimonopoli oleh kaum Adam, banyak juga kaum hawa yang juga gandrung dengan minuman yang beraroma segar ini. Warung kopi menjadi semacam fenomenna yang diminati oleh orang-orang yang hanya sekedar jagongan hingga orang-orang yang punya urusan kantoran.

Urusan minum kopi tidak hanya  sekedar memenuhi selera lidah, namun kadang lebih ke arah style, gaya-gayaan dan nilai-nilai filosofis dari secangkir kopi, lebih-lebih setelah diluncurkannya buku yang berjudul Filosofi Kopi karya Dewi Lestari (Dee).  Fenomena Ngopi di tengah-tengah masyarakat Bangilan juga sangat kuat, hampir disetiap warung menyediakan kopi, namun ngopi di Bangilan kurang magleg kalau belum ngopi di warungnya Mbah Bit.

Warung Mbah Bit terletak di tepi jalan raya Bangilan-Senori, warungnya kira-kira 100 meteran kearah selatan dari masjid besar Al Falah Bangilan. Biasanya Mbah Bit buka sesudah shubuh dan tutup menjelang matahari sepenggalah. Waktu pagi hari memang saat yang tepat sekali untuk mencicipi gairah kopi kothoknya Mbah Bit. Apalagi shobat kuliner juga bisa menyantap ketan atau Jadah goreng yang maknyus, makin mantap aja deh.

Jangan kaget ya shobat dengan secangkir kopinya mbah Bit, shobat penikmat kopi akan merasakan aroma dan sensasi kesadaran sebagai bagian dari manusia dan kemanusiaan. Ah terlalu filosofis kedengarannya memang, namun begitulah secangkir kopi mampu mempererat dan menyambungkan tali silaturahmi diantara sesama masyarakat.


Jika shobat kuliner jauh dari Bangilan, shobat bisa mengagendakan sebulan sekali untuk datang ke Bangilan, agar tidak terlalu janggal lha wong jauh-jauh mau ke Bangilan saja kok Cuma demi secangkir kopi. Begini shobat kuliner bisa datang pas ada wisata rohani pengajian Ahad pagi  di Masjid Besar Al Falah Bangilan. Setelah shubuh shobat bisa ikut ngaji kemudian setelah itu shobat bisa mampir dan ngopi di warungnya mbah Bit, tuh kan ! dapat momen bagus untuk menikmati secangkir kopi hitamnya mbah Bit kan ? J ayo... ayo siap-siap dapat pahala dobel, pahala ngaji dan pahala silaturahmi warung kopi. joyojuwoto

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar