Minggu, 27 Maret 2016

Membaca Ayat Tuhan di Telapak Tangan

Membaca Ayat Tuhan di Telapak Tangan

Ilmu Allah sangatlah luas, semakin kita membenamkan diri ke dalam lautan ilmu-Nya maka kita akan semakin merasa dalam kebodohan. Ilmu Allah seluas samudera sedang manusia hanya mampu melihat dan menguasai setitiknya saja, banyak rahasia-rahasia ilmu Allah yang perlu kita sibak dan kita renungkan agar dapat mendekatkan diri ini kepada-Nya jua. Rahasia-rahasia ilmu Allah sebenarnya telah dibentangkan di jagad semesta ini baik yang tertulis di dalam kitab-Nya ataupun yang dapat kita gali melalui ayat-ayat kauniyahnya.

Manusia dari jaman dahulu hingga yang akan datang tidak akan pernah  purna menyibak hakekat dan rahasia-rahasia keajaiban semesta yang diciptakan Tuhan. Mulai dari hal yang  kecil hingga ke hal-hal yang besar, mulai dari hal-hal yang dekat dengan kita hingga hal-hal yang jauh dari jangkauan diri kita. Allah SWT selalu menyuruh hamba-Nya untuk terus mengeksplor dan mencari-cari potensi dari seluruh ciptaan di alam semesta karena sesungguhnya Allah SWT tidak menciptakan sesuatu dengan kesia-siaan belaka. Selalu ada rahasia besar di balik penciptaan Allah SWT.

Penciptaan makhluk yang bernama manusia Allah SWT telah membuat sebuah masterpiece yang luar biasa. Manusia diciptakan dalam bentuk yang sempurna Fii Ahsani Taqwim dalam bahasa Al Qur’annya. Sebagaimana yang termaktub dalam surat At Tin ayat : 4 Allah SWT berfirman :
لقد خلقنا الإنسان في أحسن تقويم
Artinya : Sesungguhnya, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS. At Tin : 4 )

Struktur tubuh manusia juga mengandung rahasia yang luar biasa. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki tidak ada yang sia-sia pasti di situ ada potensi yang seandainya kita gali dan kita tuliskan dalam lembaran-lembaran kertas maka akan menjadi buku tebal  berjilid-jilid yang tiada habis untuk kita kupas. Karena pada dasarnya manusia adalah gambaran kecil dari semesta itu sendiri.

Oleh karena itu Allah SWT memerintahkan agar manusia memikirkan penciptaan alam semesta termasuk memikirkan penciptaan terhadap manusia itu sendiri. Dalam surat Adz-Dzariat ayat 21 Allah SWT berfirman :
و في أنفسكم أفلا تبصرون
“Dan (juga) pada dirimu sendiri, maka apakah kamu tidak memperhatikan ?

       Demi memikirkan penciptaan manusia mari kita renungi salah satu anggota tubuh manusia yang berupa tangan. Tangan adalah organ yang diciptakan secara berpasangan dari tubuh manusia yaitu berada di sisi kiri dan sisi kanan tubuh kita. Tangan ini memiliki peranan yang sangat penting sekali, karena hampir seluruh hasil karya cipta manusia diwujudkan melalui media tangan.

       Semenjak puluhan bahkan ribuan tahun yang lalu manusia berusaha menyingkap rahasia-rahasia yang berkenaan dengan tangan. Ilmu membaca tangan ini disebut dengan istilah palmistry dan telah dipakai oleh orang-orang semenjak zaman Mesir Kuno, Sumeria, Babilonia, hingga berkembang ke dunia Barat. Aristoteles 384-322 SM juga pernah menulis mengenai palmistry ini dalam artikelnya.

       Dari data dan informasi garis tangan inilah orang-orang berusaha menafsirkan bentuk dan modelnya, ada yang berusaha mengungkap informasi psikologis manusia melalui garis-garis tangan, hingga ada yang berusaha membaca informasi masa depan manusia yang berkenaan dengan kesehatan, jodoh, rezeki, hingga kematian manusia dari tangan pula.

       Bagi orang awam melihat informasi dari garis tangan dianggap tahayul dan klenik, namun seiring dengan majunya ilmu pengetahuan dapat dibuktikan memang garis tangan masing-masing manusia memuat informasi pribadi, dan informasi ini bersifat sangat individual karena setiap orang memiliki bentuk garis tangan yang berbeda, walau seseorang itu terlahir kembar sekalipun. Inilah yang dalam dunia modern disebut sebagai sidik jari.

       Pengetahuan membaca garis tangan atau dikenal dengan istilah palmistry ini sebenarnya tidak beda jauh dengan disiplin ilmu-ilmu lain semisal ilmu ekonomi, ilmu prakiraan cuaca, atau ilmu-ilmu lain yang sifatnya membuat perkiraan atau mengestimasi dan memprediksi keadaan melalui tanda-tanda yang dapat dibaca dari keadaan atau situsai yang dialami oleh para pakar dibidangnya. Jadi ilmu palmistry ini masih mempunyai peluang untuk tidak tepat dalam menggambarkan objek yang dibaca sebagaimana perkiraan-perkiraan yang dilakukan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) dalam meprediksi datangnya musim.

       Apakah bentuk tangan dan jari manusia dapat memberikan informasi terkait kehidupan manusia sejak dahulu hingga masa yang akan datang ?

       Dalam ilmu palmistry atau orang jawa menyebutnya rajah tangan memang mengandung informasi-informasi tentang seseorang, dan ini jangan dimaknai klenik terlebih dahulu. Karena pada dasarnya hal ini bisa dibuktikan secara ilmiah, dan ini mengenai bahwa tangan mengandung unsur informasi juga telah disatir di dalam Al Qur’an dalam surat Yasin ayat : 65 yang artinya :
  
65. pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. (Yasin : 65)
      
Ternyata besok di akhirat tangan akan berbicara dan memberikan informasi serta kesaksian atas apa yang kita lakukan, sedang mulut kita terkunci rapat tidak bisa berbicara layaknya mulut kita hari ini. jadi sebenarnya tangan-tangan kita dan anggota tubuh yang lain sebenarnya menyimpan data-data dari pemiliknya, jika seseorang mampu membaca data-data tersebut mungkin dengan kemampuan intuisi, atau menggunakan metodologi dan cara-cara tertentu semisal ilmu titen menurut orang Jawa maka tidak aneh jika ada orang-orang yang memang diberi kelebihan oleh Allah SWT membaca garis telapak tangan, bentuk tangan, dan ukuran jari-jari manusia.

       Dalam ilmu palmistry modern terdapat sebuah metodologi untuk mengelompokkan bentuk tangan berdasarkan kriteria tertentu, setidaknya terdapat empat kriteria bentuk tangan yang mewakili informasi seseorang. Bentuk itu adalah :
1.      Earth (bumi), orang yang memiliki tipe bentuk telapak tangan seperti ini biasanya praktis, pekerja keras, dan realistis.
2.      Fire (api), bentuk telapak tangan api biasanya orangnya memiliki karisma yang tinggi cocok menjadi seorang pemimpin. Sifat negatifnya tipe seperti ini cenderung mudah bosan dan frustasi.
3.      Water (air), Sifat yang biasanya dimiliki oleh pemilik bentuk ini orangnya cenderung introvert, kurang realistis. Walau demikian biasanya mereka sangat sabar suka memelihara sesuatu.
4.      Air (udara), bentuk telapak tangan tipe ini biasanya orangnya pintar, rasional, dan teratur. Biasanya mereka mempunyai daya kreativitas yang tinggi, lebih mengutamakan logika daripada perasaan.

       Selain metodologi melihat bentuk telapak tangan sifat seseorang juga dapat dilihat dari bentuk jari-jarinya, garis-garis tangannya, warna kukunya dan lain sebagainya. Ketepatan dalam membaca bentuk tangan dan jari manusia bukanlah mutlak, banyak sisi-sisi lain yang mendukung data-data itu sehingga jangan mudah mengklaim dan mengatakan orang itu begini dan begini karena semuanya tentu kembali kepada Allah SWT karena manusia tidak diberi ilmu kecuali hanya sedikit saja.

       Bentuk tangan, sidik jari, bentuk ruas jari-jari manusia hanyalah sedikit tanda dari Allah agar manusia memikirkan bahwa tidak ada yang sia-sia dari apa-apa yang diciptakan oleh-Nya. Disetiap penciptaan di alam semesta ini tentu ada kode-kode rahasia yang menunjukkan tanda-tanda dari kebesaran-Nya. Ruas-ruas lima jari tangan manusia jika diperhatikan dengan seksama memiliki jejak asma Allah. Jari kelingking mewakili huruf Alief, jari manis dan jari tengah menyerupai dua huruf Lam (lam double), sedang jari telunjuk ke arah ibu jari membentuk huruf Ha’. Jika digabungkan akan tarangkai asma Allah SWT, begitu juga garis-garis telapak tangan manusia juga membentuk simbol 99 asma’ul husna, di telapak tangan kiri kita adalah simbol angka arab 81, sedang di telapak tangan kanan kita simbol angka 18, jika ditambahkan maka jumlahnya adalah 99 sebagai simbol asma’ul husna. Wallahu a’lam bisshowab.

       Maka Maha benar Allah dengan segala firman-Nya, dalam surat Fushshilat ayat 53 Allah SWT berfirman :
óOÎgƒÎŽã\y $uZÏF»tƒ#uä Îû É-$sùFy$# þÎûur öNÍkŦàÿRr& 4Ó®Lym tû¨üt7oKtƒ öNßgs9 çm¯Rr& ,ptø:$# 3 öNs9urr& É#õ3tƒ y7În/tÎ/ ¼çm¯Rr& 4n?tã Èe@ä. &äóÓx« îÍky­ ÇÎÌÈ  
53. Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa Sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?

Joyojuwoto


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar