Minggu, 21 Februari 2016

Pemkab Tuban Gelar Simposium Nasional Untuk Menghadapi Tantangan Global

Pemkab Tuban Gelar Simposium Nasional Untuk Menghadapi Tantangan Global

Tuban, 20/2/2016- www.4bangilan.blogspot.com Pemkab Tuban beserta jajarannya memberikan perhatian yang serius dalam menghadapi era pasar bebas yang ditandai dengan diberlakukannya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) sejak akhir tahun 2015 tahun lalu. Kemarin di Pendapa Kridha Manunggal digelar Simposium Nasional dengan tema : “Prospek dan Rencana Pembangunan Ekonomi Lokal Menuju Tuban Yang Semakin Maju dan Sejahtera.”

Acara yang dihadiri oleh seluruh kepala instansi pemerintahan, Perhutani, kepala sekolah baik swasta maupun negeri,  para siswa tingkaat SLTA yang diwakili OSIS, maupun dari dinas-dinas lain yang terkait ini menggandeng FORMASI-G, Forum Masyarakat Indonesia Berwawasan Global (Indonesian Forum For Global Vision) yang diketuai Dr. Ir. Suyoto Rais, seorang anak asli dari Tuban, tepatnya dari kecamatan Singgahan yang sukses meraih gelar Doktor di Jepang.

Bupati Tuban, Pak fathul Huda yang hadir dan memberikan sambutan memaparkan tentang kondisi perekonomian Tuban yang membaik walau tidak dipungkiri di sana-sini masih banyak kekurangan-kekurangannya. Tingkat pengangguran di Kabupaten Tuban sendiri menurut Pak Huda hanya 3 %, sedang di level Nasional tingkat pengangguran Kabupaten Tuban masih di angka 5-6 %. Ini mengindikasikan bahwa pemerintah kabupaten masih harus terus berbenah untuk menekan angka pengangguran.

Senada seperti apa yang disampaikan oleh Bapak Bupati, Ir. Noor Nahar Husein, wakil Bupati Tuban juga mengatakan bahwa Tuban perekonomiannya membaik. Hal ini dapat dilihat dari prosentase pencari kerja di Kabupaten Tuban semakin meningkat tingkat pendidikannya. Jika tahun lalu pencari kerja kebanyakan lulusan SMA sekarang pencari kerja kebanyakan adalah lulusan S1. Tentu ada korelasi tingkat kemakmuran masyarakat dengan tingkat pendidikannya.

Dr. Ir. Suyoto Rais yang didapuk sebagai pemateri Simposium nasional banyak memberikan materi sambil dibumbui nostalgia dengan masa lalunya, maklum karena ia memang asli Tuban namun tidak mengurangi isi dari apa yang beliau sampaikan. Menurutnya sudah saatnya masyarakat memperhatikan potensi lokal daerah sebagai bekal untuk menghadapi persaingan global, karena alasan inilah beliau mendirikan Formasi-G sebagai forum bersama untuk memahami kondisi global dan mencari solusinya, yang nantinya akan membawa Indonesia dan Tuban tentunya untuk Go Global. Sekian. Joyojuwoto

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar