Rabu, 22 Juli 2015

Berbagi Ceria di Penghujung Senja Ramadhan 1436 H

Berbagi Ceria di Penghujung Senja Ramadhan 1436 H

Pose bersama anak yatim dan santri TPQ Mushola Nur Hikmah
Bulan Ramadhan selalu memberikan sentuhan warna yang berbeda bagi kehidupan umat Islam. Pada bulan ini Allah membukakan pintu berkahnya kepada seluruh umat Islam dimanapun berada. Tidak terkecuali kepada anak-anak yang kurang beruntung yang dimasa kanak-kanaknya harus kehilangan kemanjaanya kepada ibu ataupun ayahnya.

Alhamdulilah dalam rangka mencari berkah dari Allah, dan ikut sedikit menyumbang kebahagiaan untuk anak-anak yatim-piatu dan dhuafa’ pada bulan Ramadhan tahun ini, komunitas Infaq Kita bekerjasama dengan para pemuda Bangilan dan  Laziz Al Haromain wilayah Tuban bagian Selatan mengadakan acara santunan dan buka bersama yang di adakan di mushalla Nur Hikmah Rondo Kuning Desa Bangilan Kec. Bangilan Kab. Tuban.

Bapak Camat Bangilan memberikan santunan kepada anak yatim

Acara yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2015 ini tidak terlepas dari dukungan dari semua pihak terkait di lingkungan mushola Nur Hikmah dan lebih-lebih juga dukungan dari tokoh pemuda Bangilan Mas Syahid. Kegiatan ini sejatinya telah menjadi agenda rutin komunitas Infaq Kita untuk menyelenggarakan buka bersama dan santunan untuk anak-anak yatim piatu dan dhuafa’. Namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, acara kali  ini lebih meriah dan berskala lebih besar. Jumlah anak yatim yang mendapat santunan sekitar lima puluh anak, dan turut hadir juga santriwan-santriwati TPQ Mushola Nur Hikmah untuk memeriahkan acara buka bersama.


KH. Yunan Jauhar Sedang memimpin do'a

Hadir dalam kegiatan ini bapak Camat Bangilan dan beberapa tokoh agama setempat. Dalam sambutannya Pak Camat memberikan apresiasi yang positif terhadap kegiatan yang digelar oleh anak-anak muda Bangilan. "Ini adalah acara luar biasa dari generasi muda", tutur beliau. Lebih jauh lagi beliau juga sangat terharu dapat mengikuti acara santunan dan buka bersama anak yatim, padahal seharusnya beliau ada acara yang serupa yang diadakan oleh Pertamina."Saya hari ini seharusnya buka puasa dengan direksi dan pegawai pertamina, namun saya telah biasa buka bersama mereka, dan hari ini saya memilih berbuka puasa ditengah-tengah majelis ini dengan para anak yatim, dan kita harus memperhatikan nasib mereka...", suara tulus beliau membuat saya pribadi merasa terenyuh. Selain itu Beliau juga mengajak kita untuk lebih care terhadap anak yatim karena menurut beliau, semua orang layak hidup dengan baik. Team Infaq Kita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar