Senin, 13 Oktober 2014

Memilih Teman yang Baik

Memilih Teman yang Baik

"المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل"
“Seseorang itu sesuai dengan agama temannya, maka hendaklah seseorang diantara kalian memperhatikan dengan siapa ia berteman”
Hadits di atas sangat gamblang sekali menerangkan hakekat pertemanan, dan sebenarnya tidak perlu penjelasan panjang lebar mengenai hal ini, namun untuk menambah deretan kata dan bahasa serta basa-basi tulisan dibawah ini saya kemukakan mengenai pertemanan.
Dalam pepatah Arab dikatakan :
عن المرء لا تسئل وسئل عن قرينه  فإنّ القرين بالمقارن يقتدي
“Tentang pribadi seseorang usah kau tanya dirinya, tanya saja siapa teman karibnya. Setiap teman meneladani karibnya”.
Teman akan menentukan masa depan dan nasib kita. Teman yang sukses akan menjadikan kita sukses, teman yang jelek tentu juga kejelekannya akan menulari kita. Oleh karena itu berhati-hatilah dalam memilih teman.
سوء الخلق يعدي
Tabiat yang jelek itu menular
Jadi selektiflah dalam berteman. Pilihlah teman yang jujur, amanah, dan bisa menjadi cermin dan teladan bagi diri kita. Teman yang baik adalah yang mengingatkan kita jika kita salah dan berbuat kejelekan, bukan teman yang bisanya membenar-benarkan segala perbuatan jelek kita.
صديقك من صدقك لا من صدّقك
Dulu Sunan Bonang pun telah mengingatkan dalam tembang tombo atinya bahwa termasuk salah satu dari obat penyakit hati adalah berkumpul dengan orang-orang sholeh. “Wong Kang Soleh kumpulono” demikian pesan kanjeng Sunan.
Ingatlah pesan Kanjeng Nabi Muhammad bahwa jika kita berteman dengan penjual minyak wangi maka aroma wanginya akan kita dapatkan, begitu juga jika kita berteman dengan pande besi maka kemungkinan terburuk tubuh kita akan terbakar, atau paling tidak pasti baju kita akan beraroma sangit bukankah demikian ?. JWT.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar