Jumat, 10 Oktober 2014

Fungsi Anak Bagi Orang Tua

Naila & Nafa
Fungsi Anak Bagi Orang Tua

1.Anak menjadi perhiasan dunia.
Anak menjadi salah satu perhiasan yang disenangi oleh orang tua. Keberadaan kamu menjadi pelengkap hidup orang tua. Dalam sebuah keluarga, kamulah panorama yang menyenangkan. Kamulah yang membuat keluarga terlihat indah dipadang dari luar, dan menyejukkan dilihat dari dalam. Hidup orang tua terasa hambar tanpa hadirnya seorang anak. Betapa banyaknya keluarga yang sunyi senyap lantaran tidak penya anak, padahala segalanya serba ada. Untuk apa dan untuk siapa orang tua bekerja keras? Semuanya untuk anak. Maka kehadiran anak menjadi bunga kehidupan yang menawan.

Allah Swt berfirman:
المال والبنون زينة الحياة الدنيا (46)الكهف
Artinya:
Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia (al-Kahfi: 46)

2.Anak bisa menjadi fitnah bagi orang tua.
Anak adalah titipan Allah. Anak menjadi cobaan bagi orang tua. Adakah orang tua mampu mendidik anak atau membiarkan anaknya hidup tanpa pendidikan. Sungguh, kamu bisa membuat orang tua meningkat derajatnya, atau sebaliknya kamu justru membuat orang tua menjadi terhina di tengah-tengah masyarakat. Jawabnya tergantung pada sikap dan perbuatan kamu sehari-hari.


Allah berfirman:
واعلموا أنما أموالكم وأولادكم فتنة وأن الله عنده أجر عظيم(28)الأنفال
Artinya:
Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar (al-Anfal: 28).

Kalau kamu menjadi anak yang baik dan berprestasi, kamu akan mengangkat harkat dan maratabat orang tua. Kepada teman-temannya, bapak dan ibu kamu akan bercerita tentang kehebatan dan prestasi kamu.

3.Anak bisa menjadi musuh bagi orang tua.
Bagaimana mungkin seorang anak yang diasuh dan diberikan perhatian bisa menjadi musuh bagi orang tua? Ya, sangat mungkin. Buktinya telah terjadi, banyak anak yang melawan orang tua, entah apa sebabnya. Kalau toh tidak dengan perlawanan fisik secara langsuang, kelakuan buruk anak di luar rumah hakekatnya adalah bentuk permusuhan kepada orang tua. Orang tua dibuat menderita akibat perbuatannya. Ketika sedang ngedrag lalu ditangkap aparat, siapa yang menanggung akibatnya? Pasti orang tua. Ketika sedang terlibat tindak kriminal dan ditangkap polisi, siapa yang merasakan sakitnya? Tentu orang tua. Yang pasti, anak yang menjadi musuh orang tua adalah anak yang tidak mempunyai pendidikan agama. Allah berfirman:
ياأيها الذين ءامنوا إن من أزواجكم وأولادكم عدوا لكم فاحذروهم وإن تعفوا وتصفحوا وتغفروا فإن الله غفور رحيم(14)التغابن
Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (at-Taghabun: 14).

Anak yang menjadi musuh adalah:
-Yang tidak mau beribadah kepada Allah.
-Yang menyekutukan Allah.
-Yang durhaka kepada orang tua.
-Yang tidak berakhlak mulia.

4.Anak bisa menjadi kekayaan yang tinggi nilainya.
Mendidik dan memelihara anak diperlukan kesabaran yang tak terbatas. Ingatkah kamu? Berapa kali kamu membuat kesal orang tua? Betapa banyaknya kata-kata kamu yang menyakitkan hati orang tua, terutama kepada ibu yang melahirkan kamu. Sungguhpun tak pernah terhitung banyaknya, dan tak terkirakan sakit hatinya, tetapi orang tua kamu sangat sabar dan tidak pernah menumpahkannya dalam bentuk kekesalan dan kemarahan yang membabi buta. Sayangnya kepada kamu sepanjang masa dan tak pernah ada habisnya. Banyak anak memutuskan tali kasih sayang kepada orang tua, tetapi bagi orang tua sekali anak tetapi diaku anak sampai bersama-sama di syurga. Orang tua hanya memohon kepada Allah semoga kamu kelak menjadi kekayaan yang tinggi nilainya. Kamu akan memberikan manfaat dengan berdoa di saat orang tua telah meninggal dunia. Keikhlasan orang tua dalam merawat dan memelihara kamu akan dibalas oleh Allah. Dan itulah yang kelak menjadi tameng pelindung dari panasnya neraka. Khusus kamu para remaja putri, ternyata perhatian orang tua yang diberikan kepada kamu melebihi dari segala-galanya. Kamu harus sadar, bahwa memelihara dan mendidik anak wanita itu jauh lebih berat daripada anak laki-laki.Maka itu Rasulullah Saw bersabda:
من كان له ثلاث بنات فصبرعليهن فاطعمهن وسقاهن وكساهن من جدته كن له حجابا من النار
رواه احمد
Artinya:
Barangsiapa yang dikarunia tiga anak perempuan, kemudian dia bersabar, memberikan keperluan makan, minum dan pakaiannya, dengan jerih payahnya, maka anak-anak itu kelak akan menjadi pelindung dari neraka (HR Ahmad).

Para sahabata bertanya: Kalau dua bagaimana Ya Rasul? Rasulullah menjawab: Ya, sama. Sahabat bertanya lagi: Bagaimana kalau satu ya Rasul? Rasulullah menjawab:Ya, sama.

5.Anak bisa menjadi penerus/pewaris perjuangan orang tua.
Satu hal yang sangat didambakan dari kamu adalah kelak kamu menjadi penerus perjuangan orang tua, menjadi penerus kegiatan dan usaha yang selama ini dilakukan orang tua, utamanya setelah orang tua sudah tidak ada lagi, alias dipanggil Allah Swt. Baktimu akan senantiasa tetap berlanjut, walaupun orang tua sudah di alam barzah. Disebutkan dalam hadits:
عن أبي أسيد قال كنت مع النبي صلى الله عليه وسلم جالسا فجاء رجل من الأنصار فقال يا رسول الله هل بقي من بر والدي في موتهما شيء أبرهما به فقال نعم الصلاة عليهما والإستغفار لهما وإنفاذ عهدهما وإكرام صديقهما وصلة الرحم التي لا رحم لك إلا من قبلهما فهذا الذي بقي عليك 
Artinya:
Dari Abu Said berkata, aku duduk bersama Nabi Saw, kemudian datang seseorang dari kaum Anshar dan bertanya: Ya Rasulallah, apakah masih ada bagi saya sesuatu yang bisa aku lakukan sebagai tanda bakti kepada kedua orang tua sesudah kematiannya? Rasulullah menjawab: Ya, ada. Yaitu mendoakan keduanya (menyalatkannnya), memohonkan ampun untuk keduanya, menjalankan janjinya, memualiakan teman-temannya, menyambung silaturrahim kepada siapa saja yang telah terjalin sebelumnya di mana kamu belum pernah bersilaturrahim, inilah bakti yang ada padamu.

Allah juga mengabadikan kisah remaja yang shaleh dan menjadi pewaris penerus perjuangan orang tua. Dialah si remaja anak keturunan Nabi Ya’qub a.s. Allah berfirman:
يرثني ويرث من ءال يعقوب واجعله رب رضيا(6) مريم
Artinya:
Yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya`qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai" (Maryam: 6)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar