Jumat, 05 April 2013

Rosulullah SAW menganjurkan adanya perayaan karena kelahiran seorang anak, dan menganjurkan untuk mengakikahi mereka.


Rosulullah SAW menganjurkan adanya perayaan karena kelahiran seorang anak, dan menganjurkan untuk mengakikahi mereka.

Rosulullah SAW bersabda : “Setiap  anak tergadaikan dan hanya bisa bebas dengan akikah. Karena itu,  sembelihlah (binatang akikah), dan hilangkanlah segala sesuatu yang menyakiti dirinya”.
Dalam Syarkh Faidhul Qodir, Al Manawi berkata, “Ibn Qoyyim berkata, “ Tujuan dari akikah adalah untuk menjauhkan anak yang baru lahir dari setan, dan mencegah setan agar tidak menghalangi sang anak untuk melakukan segala sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan akhiratnya. Sedangkan yang dimaksud dengan “Hilangkanlah segala sesuatu yang menyakiti dirinya” adalah rambut kepala dan segala kotoran yang ada di atasnya, baik suci maupu najis. Itu semua adalah untuk menumbuhkan rambut baru yang lebih kuat, dan sekaligus memang lebih bermanfaat bagi kepalanya. Sebab pori-pori kepala menjadi terbuka, dan karena itu uap bisa keluar dengan mudah. Disamping itu juga mampu memperkuat panca indera.
Akikah adalah menyembelih dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan dihari ketujuh kelahiran anak.
Rosulullah bersabda :
 “Untuk anak laki-laki dua ekor kambing. Dan untuk anak perempuan satu ekor (kambing). Baik akikah untuk anak laki-laki maupun perempuan, hal itu tiidaklah memberatkanmu.”
Syarat kambing yang disembelih adalah kambing yang mencukupi untuk dijadikan hewan kurban. Jika hewan kurban dibagikan daging mentahnya secara langsung, lain halnya dengan akikah ini dimasak kemudian shohibul bait mengundang tetangga dekat untuk tasyakuran bersama sekaligus sebagai perayaan atas kelahiran anak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar