Kamis, 14 Februari 2013

Memupuk Keharmonisan Rumah Tangga



Memupuk Keharmonisan Rumah Tangga


Rumah tangga yang harmonis adalah dambaan semua orang. Namun membangun keluarga yang harmonis tentu tidaklah mudah, karena pada dasarnya hubungan dua individu antara laki-laki dan perempuan atau hubungan suami-istri keduanya memiliki kehendak dan karakter yang berbeda. Ibarat laki-laki datang dari planet Mars sedang seorang perempuan berasal dari planet Venus. Dua planet yang memiliki watak dan karakter yang sangat berbeda. Sampai kapanpun tidak akan pernah keduanya berjalan dalam satu orbit yang sama. Nah untuk itu dalam membina keluarga yang harmonis diperlukan ilmu dan tips-tips khusus. Berikut beberapa tips yang mungkin cocok untuk kita coba.

1.      Buatlah komitmen jangka panjang
Komitmen jangka panjang berarti tujuan bersama antara suami dan istri. akan dikemanakan arah bahtera kehidupan mereka. Jika visi dan  misi telah jelas berkomitmenlah masing-masing untuk bisa menggapai apa yang direncanakan bersama. Semisal contoh pasangan suami-istri menginginkan menjadi pasangan dunia akhirat, tidak hanya sekedar rukun sampai kakek-nenek atau istilah Jawanya rukun kadya Mimi lan Mintuna, hal ini tentunya diperlukan landasan ideology yang kuat karena menurut saya cinta saja tidak cukup mampu melanggengkan hubungan suami-istri.

2.      Saling mempercayai
Percaya berarti tidak saling berprasangka. tentunya prasangka adalah tentang sesuatu yang buruk. Supaya keluarga menjadi harmonis hendaknya kita mampu mengubah prasangka-prasangka tersebut menjadi khusnudzon saja. Karena  Dalam sikap prasangka hampir selalu jauh dari kebenaran. Dan lebih mendasar lagi kita harus mempercayai bahwa hubungan suami-istri adalah suatu ikatan langit yang menjadi amanah bersama yang dalam bahasa al Qur’an disebut “Miitsaaqon Gholiidhon”

3.      Terbuka untuk curhat
Hubungan suami istri bukanlah seperti hubungan atasan dan bawahan, bukan pula seperti hubungan antara juragan dan anak buah, posisi istri bukan didepan suami untuk memberikan komando juga bukan dibelakangnya yang memungkinkan untuk ditekan. Namun hubungan suami-istri adalah hubungan relasi yang saling melengkapi, saling mendukung, berjalan beriringan dan saling mengingatkan. Sehingga perlu adanya usaha untuk menjadikan iklim keluarga kita cair dan terbuka. Jika ada masalah perlu dibicarakan bersama, atau saling curhat dalam bahasa gaulnya.

4.      Saling memaafkan dan berorientasi solusi
Memaafkan orang lain berarti memaafkan diri sendiri. Orang yang susah memberi maaf seperti menyerahkan dirinya pada cengkeraman monster yang akan menyakiti hati dan fisiknya sendiri. Oleh karena itu jika salah satu pasangan berbuat khilaf hendaknya pasangan mendo’akan dengan sepenuh hati dan mencari solusi agar segera kembali ke jalan yang benar, senantiasa  berlapang dada dan memaafkan, karena bagaimanapun juga manusia tidak ada yang luput dari dosa.



5.      Saling memberi hadiah pada moment-moment tertentu
تهادوا وحبّوا...
Begitulah lisan mulia Rosululloh mencontohkan agar kita saling memberi hadiah agar kita saling mencintai. Memberi adalah bentuk fisik perhatian kita kepada pasangan, karena kadang kala pasangan kita merasa dihargai dan dicintai jika kita memberikan sesuatu yang membuatnya surprise (Receiving Gifts). Walau mungkin hadiah itu nilainya kecil secara ekonomis, namun hal seperti itu memberikan nilai istimewa di hati pasangan kita.

6.      Menyempatkan diri berdua dengan pasangan
Bagaimanapun juga hubungan antara suami-istri tentu ada rasa jenuh, apalagi jika pekerjaan dan rutinitas menumpuk, sibuk dengan urusan keuangan dan mengurus anak kadang membuat hidup menjadi hambar. Banyak susahnya daripada senangnya. Orang Jawa bilang “Kawin kuwi senenge sak klenteng, susahe sak rendeng” (Menikah itu senangnya sebesar klenteng (biji randu) sedang susahnya senjang masa penghujan). Oleh karena itu pasangan suami – istri harus pandai-pandai mencari moment yang menjadikan mereka berdua mengingat romantisme percintaan mereka. Oleh karena itu menyempatkan diri berdua dengan pasangan di tempat-tempat yang indah, dinner diluar kota berdua akan mengingatkan masa dimana bunga-bunga cinta bermekaran akan membuat suasana keluarga menjadi harmonis dan bahagia tentunya.

Selamat Mencoba dan Salam Harmonis - Bahagia. Jwt.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar