Selasa, 18 September 2012

Masjid Serambi Rosul Ceweng Dander Bojonegoro


Masjid Serambi Rosul Ceweng

Dusun Ceweng yang terletak di Desa Sendangharjo Dander memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh dusun-dusun lain. Seperti kebanyakan desa lainnya Ceweng memiliki masjid yang cukup megah dan inilah yang membedakan salah satu dusun di Kabupaten Bojonegoro dengan lainnya.

Masjid yang bernama Serambi Rosul tersebut cukup eksotis dengan gaya bangunan ala Timur Tengah. Yang paling berkesan menurut saya dari masjid tersebut adalah corak warnanya yang sejuk kehijauan dipadu dengan warna kuning yang elegan.

Masjid yang berdiri di area pesantren tersebut berdiri sekitar tahun 2002 dan diresmikan pada tanggal 30 Oktober 2007 oleh KH. Abdurrahman Wakhid (Gus Dur).

 Sebenarnya pondok pesantren yang diasuh oleh KH. Khoirul Huda itu bernama Al-Asy’ari namun sudah menjadi suatu kelaziman di pesantren nama dusunnya lebih dikenal daripada nama pesantrennya sendiri sehingga pondok pesantren tersebut dikenal sebagai Pondok Pesantren Ceweng Dander Bojonegoro.

Pondok pesantren yang berdiri sekitar tahun 1992 itu dihuni sekitar 80 orang santri , 20 % santri kalong (lokal) dan 80 % berasal dari daerah luar kabupaten Bojonegoro. Santri yang bermukim di pondok pesantren Ceweng kebanyakan adalah anak-anak yatim sehingga seluruh kehidupannya ditanggung oleh pondok, jadi tidak ada biaya sepeserpun. Selain para anak yatim saya juga sempat melihat beberapa orgil yang mendapatkan terapi penyembuhan di lokasi pondok tersebut.

Hal ini menjadi tanda bahwa pesantren Ceweng hadir ditengah masyarakat guna mengemban tugas mulia yaitu momong dan ngopeni masyarakat lemah dan terlantar yang seharusnya menjadi kewajiban negara. Jwt.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar