Rabu, 26 September 2012

Agama/ Religi


Agama berasal dari bahasa sansekerta artinya menunjukkan kepercayaan manusia berdasarkan wahyu dari Tuhan. Secara etimologis berasal dari suku kata A-Gam-A berarti tidak pergi atau tetap atau kekal jadi agama dapat diartikan  pedoman hidup yang kekal.
Menurut Kitab Sunarigama, berasal dari kata A-Ga-Ma  berarti ajaran tentang hal-hal yang sifatnya misteri.

Menurut KBBI agama adalah ajaran atau system yang mengatur tata keimanan dan peribadatan kepada Tuhan YME serta kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia serta lingkungannya.


Secara sederhana agama merupakan pegangan hidup agar seseorang tidak menyimpang. Edward Burnett Tylor, seorang ahli antropologi dari Inggris, mengatakan bahwa agama adalah kepercayaan pada makhluk-makhluk spiritual. Sementara itu, Emile Durkheim seorang ahli sosiolog dari Prancis mengatakan bahwa agama adalah hal yang berkenaan dengan sesuatu yang sakral dengan yang sosial.

Secara terperinci Koentjaraningrat, bapak antropologi Indonesia, mengemukakan bahwa setiap religi merupakan suatu sistem yang terdiri atas empat komponen sebagai berikut :
1. Emosi keagamaan yang menyebabkan manusia menjadi religius
2. Sistem kepercayaan yang mengandung keyakinan serta bayangan-bayangan manusia tentang sifat-sifat Tuhan serta tentang wujud dari alam gaib.
3. Sistem upacara religius yang bertujuan mencari hubungan manusia dengan Tuhan, dewa-dewa, atau makhluk-makhluk halus yang mendiami alam gaib.
4. Kelompok-kelompok religius atau kesatuan-kesatuan sosial yang menganut sistem kepercayaan dan yang melakukan upacara-upacara religius.

Menurut Koentjaraningrat, agama adalah kepercayaan yang dimiliki oleh setiap manusia dalam mencapai kehidupan yang nyaman baik secara spiritual maupun jasmani. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar