Kamis, 27 September 2012

AGAMA DAN KEPERCAYAAN DI INDONESIA


AGAMA DAN KEPERCAYAAN DI INDONESIA

  1. Ada Enam Agama Besar di Indonesia
a.  Hindu
Agama yang paling tua di Indonesia. Berkembang sejak kerajaan Kutai, Kediri, Singasari, Majapahit, PAjang. Sekarang banyak terdpat di Bali, NTB,
Empat upacara umat Hindu:

1)  Bhakti marga: upacara adat, merawat tempat suci, pasrah pada Tuhan
2)  Karma Marga : cara bertingkah laku, beragama dengan taat, giat bekerja
3)  Jnana Marga: cara bijak dan pandai; mempelajari KS,
4)  Yoga Marga ( mendisiplinkan diri secara rohani): pengendalian hawa nafsu,
      mengekang diri dari kenikmatan duniawi, mengucap mantra.
      Hari raya: Nyepi, Galungan

b.   Budha
Tanda kebesaran agama Budha di Indonesia adalah Candi Borobudur di JAwa Tengah. Ajaran Budha mendorong ummatnya mengembangkan empat jiwa positif yaitu:

1)     mengasihi semua makhluk yang mempunyai perasaaan dengan sepenuh hati (Metta)
2)      bersuka cita dalam kebahagiaan makhluk lain dan tidak mendengkinya (mudita)
3)      berbagi penderitaan dengan makhluk lain ( KAruna)
4)      tetap damai dan bebas ( upekha)
        Hari raya Budha : Waisyak

c.   Islam
Merupakan agama mayoritas di Indonesia, Islam di masyarakat Jawa oleh Clifford Geertz dibedakan menjadi 3 golongan:
1)   Islam Santri : golongan islam taat
2)   Islam abangan : Golongan Islam yang yang hanya menggunakan Islam sebagai
      kedok/topeng aslinya golongan ini tidak memahami Islam dengan baik. Mereka
      masih banyak yang memiliki kepercayaan lama
3)   Islam Priyayi : Golongan islam yang terdiri dari kaum bangsawan, keluarga istana,
      pejabat pemerintah dan kaum terpelajar. Golongan ini menjadi Islam karena Politik,
      kedudukan atau jabatan

d.  Kristen
Agama terbesar ke dua setelah Islam.

e.  Katholik : agama terbesar ketiga setelah Islam dan Kristen banyak dianut oleh
      masyarakat di Papua, NTT, maluku, dan kota-kota besar di Indonesia

f. Konghuchu

2. Kepercayaan-kepercayaan Masyarakat

Beberapa daerah di Indonesia memiliki kepercayaan yang berbeda-beda antara lain:

a.  Kalimantan Tengah
Kepercayaan masyarakat Kalimantan Tengah adalah Kaharingan, yang artinya kehidupan. Mereka percaya kepada Ranying Hatalla yaitu Tuhannya yang menciptakan kehidupan dan mengatur segala sesuatu menuju kesempurnaan kekal abadi.
Dalam Kaharingan dipercaya bahwa alam semesta dibedakan menjadi 3 bagian yaitu alam bawah (pantai Danum Kalunen), Alam Atas, bagian langit ketujuh

b.  Nias (Sumatera Utara)
Suku Nias memiliki kepercayaan yang disebut pelebegu, istilah yang diberikan oleh para pendatang yang berarti penyembah roh. Menurut kepercayaan ini manusia memiliki dua macam tubuh yaitu tubuh kasar (boto) dan tubuh halus. Tubuh Halus dibagi lagi menjadi 2 macam yaitu moso (nafas) dan lumo-lumo (bayangan)

c.   Jawa
Masyarakat jawa (jawa tengah dan Jatim)  banyak menganut tradisi kebatinan dan kejawen.

d.  Mentawai
Berada dipedalaman  Siberut. Masyarakatnya percaya bahwa setiap benda, manusia, hewan, dan tumbuhan memiliki jiwa. Kekuatan gaib yang ada di setiap benda disebut BAJOU.


e.  BATAK
Masyarakat batak memiliki kepercayaan animisme. Mereka memiliki kepercayaan terhadap roh nenek moyang. Mereka percaya terhadap Roh. Roh orang mati disebut sebagai Begu. Roh orang yang masih hidup adalah Tondi,  Dan orang yang memiliki keistimewaan tertentu disebut sebagai Sahala.

f.   Baduy
Orang Baduy percaya kepada Tuhan yang disebut Batara Tunggal. Segala kehidupan social dan kebiasaan mereka diuraikan dalam pikukuh yaitu seperangkat aturan perilaku yang diturunkan oleh leluhur. Pelanggar pikukuh harus mengikuti pembersihan  dan kemudian dibuang dari baduy dalam (kampong tangtu) ke daerah luar (kampong dangka)

g.  Tengger
Orang Tengger beragama Hindu yang lebih dekat ke Kejawen.

h.   Asmat
Orang Asmat percaya terhadap roh leluhur.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar