Senin, 26 Desember 2011

Berikan Ruang Untuk Kegagalan



Berikan Ruang Untuk Kegagalan

Mengapa ?

Kegagalan merupakan bagian dari suatu proses pertumbuhan. Dalam pertumbuhannya, seorang anak akan mengalami cuku banyak kegagalan kecil maupun besar (misalnya jatuh ketika belajar berdiri dan berjalan, menjatuhkan benda yang dipegangnya, mengomol, dan sebagainya). Ungkapan klise “kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda” mengandung kebenaran.

Dalam konteks rasa percaya diri anak, kegagalan merupakan peluang untuk berbagai hal. Pertama, kegagalan mengajarkan anak untuk merasa rendah hati dan menyadari keterbatasannya. Kedua, kegagalan akan memberikan motivasi pada anak untuk berusaha lagi dengan lebih baik. Ketiga kegagalan menciptakan kesempatan bagi anak untuk dicintai secara utuh dan apa adanya.


Bagaimana ?

-          Ketika anak mengalami kegagalan-kegagalan kecil (misalnya jatuh, mengompol dan sebagainya), jangan memarahi atau membentaknya.
-          Hiburlah dan beri semangat
-          Jangan mencari kambing hitam untuk kegagalan anak.
-          Siapkan koleksi perbendaharaan ungkapan penghiburan
-          Ungkakan penghiburan verbal :
a.       Tidak apa-apa ayo coba lagi !
b.      Wah, kamu pasti sudah capai. Kita coba lagi lain kali !
c.       Oops. Jatuh! Pasti sakit ya!  Sini mama cium kaki yang sakit!
d.      Oops. pecah! Tidak apa-apa. Lain kali pegang hati-hati ya!

-          Ungkapan penghiburan non-verbal
a.       Pelukan
b.      Ciuman
c.       Senyuman empati
d.      Belaian kepala
e.       Tepukan di pundak

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar