Sabtu, 17 Desember 2011

BAHASA DAN DIALEK YANG DI GUNAKAN OLEH MASYARAKAT

   B  BAHASA DAN DIALEK YANG DI GUNAKAN OLEH MASYARAKAT
              Variasi bahasa pertama yang kita lihat berdasarkan penuturnya adalah variasi bahasa yang di sibut Idiolek. Yaitu variasi bahasa yang bersifat perorangan. Menurut konsep idiolek,setiap orang mempunyai variasi bahasa / idiolek sendiri. Yaitu yang berkenaan dengan warna suara pilihan kata. Gaya bahasa dan susunan kalimat.
                   Variasi bahasa kedua berdasarkan penuturnya adalah yang di sebut dengan dialek. Yaitu variasi bahasa dan sekelompok penutur yang jumlahnya relatif yang berada pada suatu wilayah atau area tertentu.

          Variasi ketiga berdasarkan penutur adalah yang di sebut dengan kronolek atau dialek temporal. Yakni variasi bahasa yang digunakan oleh kelompok social pada masa tertentu. Contoh : variasi bahasa Indonesia pada tahun 30-an , 50-an dengan variasi bahasa yang di gunakan pada masa kini tentunya berbedang . Baik dari segi lafal, ejaan, morfologi mauun siataksis. Yang paling tampak biasanya dari segi leksison. Karena bidang ini mudah sekali berubah akibat perubahan sosial, budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi.
     Variasi yang ke empat berdasarkan penuturnya adalah apa yang di sebut sosiolek atau dialek social. Yakni variasi bahasa yang berkenaan dengan status, golongan dan kelas social para penuturnya.
          Adapun penggolongan penggunaan bahasa yang ada di masyarakat sangat beragam antara lain :
1.      Variasi bahasa berdasarkan Bidang Pemakaiannya
             Variasi bahasa berdasarkan bidang pemakaiannya menyangkut bahasa itu di gunakan untuk keperluan atau bidang apa. Misalnya bidang sastra , jurnalistik, militer, perekonomian, pertanian, pelayaran, pendidikan dan kegiatan keilmuan. Variasi bahasa berdasarkan bidang kegiatan ini yang paling tampak cirinya adalah dalam bidang kosakata. Setiap bidang kegiatan ini biasanya mempunyai sejumlah kosakata khusus / tertentu yang tidak di gunakan dalam bidang lain.
             Namun demikian, variasi dalam bidang kegiatan ini tampak dalam tataran morfologi dan sintaksis.

a. Ragam sastra
            Ragam bahasa sastra biasanya menekankan penggunaan bahasa dari segi estesis ( keindahan ). Sehingga di pilihlah kosa kata yang secara estesis memiliki ciri eufoni serta daya ungkap yang paling tepat.
b. Ragam Jurnalistik
            Ragam bahasa jurnalistik memiliki ciri : sederhana, kominukatif dan ringkas. Dalam penggunaan bahasa jurnalistik biasanya sering di tinggalkannya awal me- aatau awalan ber- . yang di dalam ragam bahasa Indonesia baku harus di gunakan.
c.  Ragam Militer
            Ragam bahasa militer cirinya : ringkas dan tegas dan banyak menggunakan bahasa akronim.
d.  Ragam Ilmiah
Ragam bahasa ilmiah memiliki cirri : lugas,jelas dan bebas dari keambiguan, serta segala macam metaphor dalam idiom.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar