Sabtu, 17 Desember 2011

2. Variasi Bahasa Berdasarkan Tingkat Keformalannya


2.      Variasi Bahasa Berdasarkan Tingkat Keformalannya
Variasi bahasa berdasarkan bahasa menjadi lima macam gaya. yaitu gaya atau ragam buku ( frozen ), Berdasarkan gaya atau ragam resmi ( formal ) tingkat keformalannya
tingkat keformalannya, Martin Joos ( 1967 ) dalam bukunya The Five Clock membagi variasi, gaya atau ragam bahasa ( konsultatif ) , gaya atau ragam santai ( casua ) , dan gaya atau ragam akrab (intimate )
a.      Ragam Beku ( frozen )
         Ragam beku adalah variasi bahasa yang paling formal, yang di gunakan dalam situasi “khidmat dan upacara” resmi. Misalnya dalam upacara kenegaraan, khutbah di masjid, upacara pengambilan sumpah, kitab undang-undang, akta noktaris dan surat-surat keputusan. Di sebut ragam beku karena pola dan kaidahnya sudah di tetapkan secara mantap dan tidak boleh di ubah. Dalam bentuk tertullis rasgam buku ini kita dapati dalam dokumen-dokumen penting seperti UUD, akta-akta notaris, naskah-naskah perjanjian jual beli atau sewa menyewa.
Kalimat-kalimat yang dimulai dengan bahwa, maka, hatta, dan sesungguhnya merupakan contoh dari bahasa ragam beku. Susunan kalimat dalam ragam beku biasanya panjang-panjang, bersifat kaku, dan kata-katanya lengkap. Dengan demikian, para penutur dan pendengar ragam baku di tuntut keseriusan dan perhatian yang penuh.
b.      Ragam resmi(formal)
Ragam resmi (formal) adalah variasi bahasa yang digunakan dalam pidato kenegaraan, , surat-menyurat dinas, ceramah kenegaraan, atau buku-buku pelajaran, pola dan kaidah ragam resmi sudah ditetapkan secara mantap sebagai suatu standar. Ragam resmi ini, pada dasarnya sama dengan ragam bahasa beku yang hanya digunakan dalam situasi resmi. Jadi, percakapan antar teman yang sudah karib  atau percakapan dalam keluarga tidak menggunakan ragam resmi ini. Akan tetapi, pembicaraan dalam acara peminangan atau pembicaraan dengan rekan seorang rekan dikantornya atau diskusi dalam ruang kuliah menggunakan ragam resmi ini.
c.     Ragam Usaha (konsultatif)
usaha (konsultif) adalah variasi bahasa yang lazim digunakan dalam pembicaraan biasa disekolah dan rapat-rapat atau pembicaraan yang beroriantasi kepada hasil atau produksi. Jadi, jangan dikatakan ragam usaha ini adalah ragam usaha yang paling operasional.wujud ragam usaha ini berada diantara ragam formal dan ragam informal atau ragam santai.
 d.   Ragam santai ( casual)
         Di gunakan dalam situasi yang tidak resmi, untuk berbincang – bincang dengan keluarga atau teman karib saat istirahat, olahraga, rekreasi dan lain-lain. Banyak menggunakan ragam bentuk Alegro yaitu kata atau ujaran yang dipendekkan.
E.    Ragam Akrab (intimate)
                               Variasi ini digunakan oleh penutur yang hubungannya sudah akrab. Seperti 
                        keluarga atau teman karib. Menggunakan bahasa yang tidak lengkap, pendek-pendek                 
                        dengan artikulasi yang kadang tidak jelas.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar