Sabtu, 19 November 2011

11. berikan pujian, sorakan, dan tepuk tangan untuk setiap kali keberhasilan kecil


11. berikan pujian, sorakan, dan tepuk tangan untuk setiap kali keberhasilan kecil
 Mengapa?
Pada masa dini pertumbuhan, anak membutuhkan pengakuan dan pengukuhan atas prestasi-prestasi kecil yang dia lakukan. Orang tua sebaiknya menaruh perhatian dengan jeli terhadap proses pertumbuhan anak. Ada banyak prestasi kecil yang perlu diperhatikan dan ditangkap selama proses pertumbuhan anak. Dari seorang bayi yang tampaknya tidak berdaya dan secara total membutuhkan bantuan orang lain untuk menjadi seorang anak berusia dua tahun dengan berbagai kelincahan dan kecerdasannya. Ada suatu proses menakjubkan yang bias dinikmati baik oleh si anak maupun orang tua.
Rasa nikmat tersebut akan membuat proses pertumbuhan menjadi menyenangkan. Melihat berbagai kemajuan yang ditunjukkan anak, orang tua perlu mengungkakan rasa senangnya dan memberikan respon positif. Reaksi positif yang anak daatkan akan semakin membuatnya percaya diri dan terpacu untuk terus berkembang.
Bagaimana?
·         Perhatikan hal-hal kecil dalam proses pertumbuhan bayi dan anak (misalnya, kapan anak mulai bias mengucapkan satu kata yang bisa dimengerti, kapan dia mulai bisa mengutarakan keinginan untuk buang air, dan sebagainya ) dan pujilah keberhasilan tersebut.
·         Siapkan  koleksi perbendaharaan pujian verbal maupun non verbal. Jangan menggunakan kata atau cara yang sama terus menerus agar setiap pujian menjadi bermakna bagi anak.
·         Beberapa alternative pujian verbal :
-       Pintar kamu !
-       Hebat !
-       Bagus !
-       Super !
-       Sempurna !
-       Ya, begitu ! teruskan !
-       Mama, suka itu !
-       Lebih baik dari kemarin !
-       Anak mama luar biasa !
-       Papa bangga sama kamu !
·         Beberapa alternative pujian non-verbal :
-       Tepuk tangan
-       Senyuman
-       Pelukan
-       Ciuman
-       Acungan ibu jari
-       Belaian di kepala
-       Tepukan pundak
·      Buat kalender tahun pertama bayi dan catat setiap prestasi dan keberhasilan kecilnya (misalnya, ketika dia tersenyum pertama kalinya, mengucapkan kata pertama, merangkak, duduk, minum di gelas, dan sebagainya). Pada saat anak sudah bisa membaca kelak, orang tua dan anak bisa melihat kembali kalender ini dan menikmati kenangan-kenangan manis. Anak akan merasa diperhatikan dan bangga.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar