Sabtu, 04 Juni 2011

OPTIMISME VS APATISME

Optimisme berpotensi membangkitkan semangat dan memacu orang bekerja lebih baik. ia memberikan hati nutrisi ketentraman dan harapan. itu sebabnya mengapa Rosulullah saw. mengatakan dalam sebuah riwayat bahwa beliau menyukai optimisme dan benci sikap meramal.
Apatisme adalah sumber kesengsaraan seseorang, mencemaskan dan menyiksanya sebelum kekalahan yang ditakutkannya datang. Ia akan merasa kalah sebelum kekalahan itu tiba, ia mengalami kematian, sebelum malaikat maut menjemput. ia akan selalu dibayangi kegagalan.
Ingatlah firman Allah :'boleh jadi apa yang kamu benci itulah yang terbaik buatmu dan boleh jadi apa yang kamu sukai itulah yang tidak baik untukmu, sementara Allah mengetahui apa yang kamu tidak ketahui'
Itulah yang harus diimani oleh seorang mukmin.
Oleh karena itu selalulah optimis dalam segala hal. karena, 'TAK ADA KEBAIKAN YANG LAHIR DARI PUTUS ASA, SEGALA BENTUK KEBAIKAN ADA PADA HARAPAN, ASALKAN KEBERANIAN DAN KEMAJUAN ADA PADA SEORANG PRIA'.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar