Rabu, 01 Juni 2011

Mengisi Hari Libur 1

Berlibur/beristiraht tidak berarti kosong dari segala kesibukan, atau libur dari segala-galanya, tetapi memiliki arti mengganti suatu pekerjaan dengan pekerjaan lain, dengan maksud memperbarui semangat, menghilangkan rasa lesu dan rasa bosan.
Kosong tidak baik dan tidak boleh. Yang kosong akan mudah dimasuki syaitan dan iblis. AL FAROOGHU MAFSADATUN.
Pergantian dari duduk ke berdiri, dari berdiri ke berjalan, atau dari menulis ke membaca; dan demikian seterusnya, itulah arti istirahat.
Berlibur tidak berarti mbruwah (melepaskan kekangan nafsu sesudah ditekan) sehingga membolehkan apa saja yang awalnya selalu dicegah. Bukan demikian dan jangan seperti itu.
Ketika kita bertekun belajar, bekerja keras jangan dirasakan sebagai beban, tetapi harus dianggap sebagai kewajiban dan kelaziman dan itu adalah sebuah dialektika kehidupan.
Jadi bagaimanakah cara berlibur yang baik? Bersambung 2

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar