Sabtu, 02 April 2011

MEMBENTUK ANAK YANG SHOLEH



MEMBENTUK ANAK YANG SHALEH

KEDUDUKAN ANAK
§        Kehadiran anak sebagai berita baik
§        Sebagai hiburan yang mengenakkan pandangan
§        Sebagai perhiasan hidup di dunia
§        Sebagai bukti kebesaran dan kasih sayang Allah
§        Pelanjut, penerus, dan pewaris keturunan
§        Tapi anak juga adalah ujian 


TAKUTLAH MENINGGALKAN  ANAK KETURUNAN YANG LEMAH

“Dan hendaklah takut kepada Allah, orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak keturunan yang lemah, yang mereka khawatirkan. Oleh karena itu hendaknya mereka bertaqwa kepada Allah dan mengucapkan perkataan yang benar” (al-Nisaa’ 9)
§        Lemah Aqidah/Iman
§        Lemah Ilmu/Pemahaman Islam
§        Lemah Amal Shaleh
§        Lemah Etos Perjuangan
§        Lemah Ekonomi
§        Lemah Fisik 

ANAK ADALAH AMANAH 

§        Harus dididik agar:
   - Tumbuh dewasa menjadi pribadi yang shaleh
   - Tidak menjadi beban masyarakat
   - Tidak menjadi musuh orang tua
   - Berguna bagi masyarakat dan perjuangan agama
§        Sebagai amanah, apa yang dilakukan terhadap anak akan dimintai pertanggungjawaban di akherat 

HAK-HAK ANAK 

§        Hak untuk hidup
§        Hak untuk mendapatkan nafkah
§        Hak untuk mendapatkan nama yang baik
§        Hak mendapatkan kasih sayang
§        Hak mendapatkan pendidikan yang benar
    Hak-hak tersebut dilindungi oleh hukum syara’. Artinya, Allahlah yang memberikan hak tersebut, yang menjadi kewajiban bagi orangtua untuk memenuhinya. 

KAPAN PENDIDIKAN ANAK DIMULAI? 

§        Secara tidak langsung sejak berada dalam kandungan, melalui kata-kata lembut atau suara alunan al-Qur’an.
§        Secara langsung sejak anak lahir, melalui adzan di telinga kanan, iqamat di telinga kiri, aqiqah lalu pemberian nama yang baik.
§        Dan semakin intensif sesuai perkembangan umur dan tingkat pemikiran anak 

TUJUAN PENDIDIKAN ANAK: MEMBENTUK PRIBADI YANG SHALEH
 
Pribadi yang shaleh tercermin pada:
§        Kuat aqidah/keimanannya
§        Taat pada aturan Islam, artinya menjadikan syariat sebagai tolok ukur perbuatannya (miqyasu al’amal) dan menjadikan  ajaran Islam sebagai landasan berfikirnya (qoidah fikriyah)
§        Ciri anak shaleh tergambar pada surah Lukman (13 - 19), diantaranya beraqidah lurus, tidak musyrik, birru al-walidayn, taat beribadah, mau berdakwah dan berakhlaq mulia.

MENGAPA HARUS ANAK YANG SHALEH? 

§        Inilah satu-satunya cita-cita tertinggi orangtua untuk anaknya yang terekam dalam al-Qur’an, yang merupakan doa Nabi Zakaria (Ali Imran 38)
§        Dengan keshalehannya, anak akan dapat menjalani kehidupan ini secara  Islamy
§        Bila kelak  menjadi orang yang secara fisik cantik atau gagah, kaya, punya jabatan tinggi, pandai atau bahkan sebaliknya, keshalehan itu akan membimbingnya untuk hidup secara benar sesuai ajaran Islam. Ini adalah harga paling tinggi di hadapan Allah. 

METODE PENDIDIKAN ANAK 

§        Pendidikan dengan keteladanan
§        Pendidikan dengan pembiasaan
§        Pendidikan dengan nasehat
§        Pendidikan dengan perhatian
§        Pendidikan dengan hukuman dan penghargaan 

KIAT PRAKTIS MENANAMKAN  NILAI-NILAI ISLAM 

§        Mengenalkan Allah melalui ciptaanNya
§        Menanamkan kecintaan pada Rasulullah dan para shahabat
§        Mengenalkan dan membiasakan membaca al-Qur’an
§        Menciptakan kegiatan-kegiatan Islamy
§        Menciptakan suasana Islamy
§        Membiasakan berbusana menutup aurat 

KHATIMAH
 
Anak shaleh merupakan dambaan tiap orangtua yang bertanggungjawab
Nilai anak shaleh bagi kedua orangtuanya bersifat abadi
Anak durjana akan menjadi musuh yang akan mencelakakan orangtua
Anak shaleh adalah anugerah dari Allah buat orangtua yang berusaha dengan penuh kesungguhan
Perhatian, bimbingan dan pendidikan serta teladan orangtua sangat berpengaruh pada kepribadian anak.

INSYA ALLAH

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar