Sabtu, 09 April 2011

Ketika Bayi anda mulai makan makanan padat

6. Ketika Bayi anda mulai makan makanan padat, berikan makanan sesuai dengan petunjuk dokter atau ahli gizi. Tapi biarkan dia bereksplorasi pada waktu makan.

Mengapa ?

Banyak orang tua mengeluhkan persoalan sulit makan yang dialami oleh anak-anak mereka. Yang tidak dipahami oleh beberapa orang tua tersebut adalah alasan penolakan dan pemberontakan anak pada saat acara makan. Suatu kebiasaan keliru yang banyak dilakukan pada masa pengasuhan anak di Indonesia adalah pengekangan kemerdekaan anak sejak dini demi pemenuhan kebutuhan fisik anak. Sebagai contoh, pada saat makan sering kali orang tua atau pengasuh menggendong bayi dalam selendang yang menutupi hampir seluruh bagian tubuh bayi kecuali kepala. Tujuannya adalah mengikat tangan si bayi agar tidak mengganggu dan melempar makanan. Kemudian orang tua atau pengasuh akan menyuapkan makanan ke mulut bayi dan mengharapkan bayi menerimanya dengan senang hati. Padahal sebetulnya anak punya kebutuhan untuk belajar dan bereksplorasi mengenai berbagai macam hal. Salah satu kebutuhan belajar ini adalah menyentuh dan merasakan makanan (tekstur, rasa, bau dll.) melalui sarana panca indranya termasuk tangan dan mulut.
Di bebera Negara maju, semenjak bayi bisa duduk, orang tua sudah tidak lagi menyuapinya. Dia akan didudukkan di kursi bayinya dan menjadi setara dengan anggota keluarga yang lain pada saat acara makan. Makanan dan minuman beserta perkakas makan yang memang khusus untuk bayi akan diletakkan dihadapannya. Dia akan mengambil sesuatu dari mejanya, memasukkannya kemulutnya, merasakannya, menelannya atau memuntahkannya.tentu saja sebagian wajah dan tangannya akan belepotan makanan. Sesekali orang tua akan mengatakan “jangan ! Jangan lemparkan sendok ke lantai.” Kadang-kadang orang tunya mungkin merasa jengkel dengan kebandelan ana itu, tapi mereka tidak melepaskan hak anaknya  untuk bisa belajar makan sendiri dan hak untuk berpartisipasi dalam acara makan bersama dengan anggota keluarga yang lainnya. Penampilan anak ini tentunya sangat tidak rapi disbanding dengan anak-anak Indonesia yang digendong dalam selendang dan disuapi oleh pengasuh. Namun seharusnya anak tidak kehilangan kemerdekaan dan proses belajarnya demi kebutuhan fisik sesaat. Justru penolakan dan pemberontakan anak bisa berakibat pada kesulitan makan pada anak yang bisa berlangsung sampai bertahun-tahun.


Bagaimana ?

-          Ketika bayi sudah mulai bisa duduk, sediakan tempat di meja makan
-          Sediakan kursi bayi
-          Sediakan makanan lunak dan minuman dalam tempat plastic
-          Biarkan dia memegang, menyentuh dan merasakan makanan tersebut
-          Ajari dia untuk memasukkan makanan tersebut ke mulutnya
-        Jika anak melakukan tindakan yang tidak anda inginkan (misalnya melempar-lempar  makanan atau membanting piring), katakana “Jangan” dengan mimic yang serius.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar