Senin, 07 Maret 2011

Pemuda

"Berikan aku seratus pemuda, dan aku akan merubah dunia dengannya"
(Soekarno)

Pemuda adalah aset terbesar sebuah bangsa, semua menyadari akan itu, jika rusak generasi muda dapat dipastikan rusaklah masa depan sebuah bangsa.
Tiada lagi yang sanggup melanjutkan estafet kepemimpinan, tiada lagi yang akan melanjutkan cita-cita dan ideologi bangsa. Oleh karena itu dengan segala upaya oknum-oknum yang menginginkan hancurnya sebuah peradapan bangsa dengan sekuat tenaga dan kemampuannya berusaha membawa generasi muda ke lembah kehancuran. Baik melalui media elektronik, media cetak, dan lain sebagianya.

Parahnya banyak kalangan yang tak menyadari akan hal itu,  banyak kalangan yang terlibat proyek penghancuran aset bangsa ini. bahkan negara yang seharusnya memberikan protek terhadap moral bangsa malah ikut-ikutan dan mendorong generasi mudah kearah vakum of morality. Media sebagai alat paling efektif untuk membentuk dan mempengaruhi opini masyarakat pun tak mampu menjalankan  fungsi sebagai charakter building sebuah bangsa. Sehingga pemuda miskin akan figur-figur yang mampu menghidupkan dan memberikan keteladanan akan kearifan hidup dan menemukan kembali fitrahnya sebagai manusia yang mengemban tugas suci untuk memayu hayuning bawana. jwt












Tidak ada komentar:

Poskan Komentar