Kamis, 17 Februari 2011

MUHAMMAD YA ROSULALLAH

Jika ada orang
yang kucintai selain darinya  sesudah Allah
baik dari daerah pedalaman maupun daerah perkotaan
baik dikalangan bangsa Arab maupun oran non Arab


tentulah orang yang sepertiku
tidak dapat melihat pemandangan yang indah
dan pastilah lisanku
tidak dapat mengeluarkan kata-kata yang benar



eramu begitu indah bak taman, masamu begitu abadi
tetap hbulir-bulirijau lagi segar, dan kenanganmu dalam kalbu
bak burung pipit yang tiada hentinya mematuk

adalah engkau bak bulir-bulir
yang ada dalam lahan pertanian
yang juga ada burung pipit dan pohon beringinnya

engkau sentuh cita-cita kami
hingga menjadi bak anak-anak sungai
yang memberikan kesuburan dan engkau hujani kami
dengan cinta yang tiada henti

kenanganmu selalu mengunjungiku disetiap petang
hari dan pikiranku menjadi rindu
bila teringat padamu

lukaku enggan untuk menyembuhkan dirinya
seakan-akan luka cintaku itu tidak mau mengering

aku cinta kepadamu, sulit dijelaskan
mengapa aku ampai dimabuk kerinduan

memang cinta iu
sulit untuk diungkapkan dengan kataa-kata

aku begitu terlambat, wahai lelaki yang paling mulia
malam hari kami terasa panjang
sedang cahaya pelita tetap menyala

                                 Aidh Al Qarny




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar