Minggu, 21 Februari 2010

Aku kamu : kita

Senja memerah saga
dalam dada terasa
jenak-jenak kegelisahan jiwa
gelisah tuk bersua
bersua dengan-MU saja
bibir selalu tersenyum
walau hati menitik duka
air muka dipenuhi cahaya
walau jiwa gelap gulita
krena matahari juga tertawa
dimusim gugur
dan musim bunga
krena dunia pun terus bercerita
tentang waktu dan masa
tentang aku..
kamu
dan kita
semua..

10-5-06

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar